Home - Buku Tamu - Iklan - Arsip
Izin Presiden Belum Terbit
* Bupati Bombana Belum Bisa Diperiksa Kendari, Kepres - Setelah pihak Kajaksan tinggi Sultra, Fachmi SH menetapkan Haikal Atikurahman sebagi tersangka terkait dugaan korupsi penyahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) tahun 2006-2007 senilai Rp 7,6 Jumat (31/7), saat itu pula, Kejati telah melayangkan surat izin kepada Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka permohonan izin pemeriksaan Bupati Bombana,
Ketgam : Gubernur Sultra H Nur Alam SE menyerahkan penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Walikota Kendari Ir H Aerun MEng Sc di aula KONI Sultra, Sabtu (8/8).
Walikota Kendari Dianugerahi Penghargaan Manggala Karya Kencana
Kendari, Kepres - Berbagai penghatgaa nasional terus diraih Pemerintah Kota Kendari. Setelah penghargaan piala adipura dan penghargaan pelayanan prima serta penghargaan lainnya, kini pemerintah Kota Kendari kembali dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana dari kepala BKKBN RI.
Penghargaan tersebut diterima sendiri oleh Walikota Kendari, Ir Asrun MEng Sc, melalui Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam SE, saat upacara Hari Anak Nasional, Hari Kelurga Nasional dan Hari ASI se dunia yang diselenggarakan Pemerinta Provisnis Sulawesi Tenggara di gedung Koni Sultra Sabtu (8/8).
Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan Deputi Bidang Latbang (Pelatihan dan Pengembangan) Dra Kasmiyati MSc, mewakili Kepala BKKBN Pusat.
Usai acara, Dra Kasmiyati MSc kepada sejumlah wartawan mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Walikota Kendari sebagai bentuk penghargaan Kepala BKKBN Pusat atas upaya dan kebijakan pemerintah Kota Kendari guna meningkatkan taraf hidup keluarga.
“Pemberian Penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan kepada Walikota Kendari atas upaya dan kebijakan yang ditempuh guna meningkatkan taraf hidup keluarga sejahtera melalui peningkatan pelayanan Keluarga Berencana dengan beberapa indicator-indikator seperti kebijakan Pemda, baik melalui program kegiatan maupun dukungan finansialnya, sarana dan prasarana penyuluh KB dan presentase penurunan angka kelahiran penduduk” ungkap Kasmiyati
Indikator tersebut, menurut Kasmiyati dilihat selama dua tahun kepemimpinan kepala daerah yang bersangkutan. Jika dalam dua tahun berikutnya pemerintah Kota Kendari dalam kebijakannya masih menunjukkan hasil yang lebih baik maka akan mendapatkan penghargaan Wira Karya Kencana dari Presiden RI. Cr4/B/HEN
Abd Hasan Mbou (kedua dari kanan) beserta Ny Maryeni Hasan dan Ibnu (putra Hasan Mbou) mengunjungi Haikal di Rutan. foto: rahmat
Ketua MPW PP Sultra Kunjungi Haikal di Rutan
KENDARI, KEPRES- Ketua MPW Pemuda Pancasila (PP) Sultra, Abd Hasan Mbou SSos, Jumat pekan lalu mengunjungi Muh Haikal Atikurahman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kendari. Kunjungan Hasan Mbou tersebut untuk memberikan support kepada Haikal yang terlibat kasus dugaan korupsi dana APBD Bombana dan menjalani masa tahanan kejaksaan di rutan Kendari.
Dalam jumpa persnya kemarin, Abd Hasan Mbou mengatakan bahwa kedatangannya di Rutan bersama keluarga dan sejumlah pengurus Pemuda Pancasila semata-mata untuk memberikan dorongan moril kepada ketua MPC Pemuda Pancasila Bombana itu agar lebih kuat dalam menjalani proses hukum. "Kita hanya memberikan support saja sehingga lebih kuat dalam menjalani proses hukum yang melilitnya sekarang," katanya.
Sementara sikap Kejaksaan Tinggi Sultra yang getol mengusut kasus dugaan korupsi yang terjadi di daerah ini, Ketua Partai Patriot Sultra ini juga memberikan apresiasi yang besar, sebab keberanian seperti yang dilakukan kejaksaan saat ini sudah lam dirindukan masyarakat. "Kita patut mendukung langkah-langkah kejaksaan untuk mengusut dugaan kasus korupsi yang disuarakan masyarakat. Semua laporan tentang tindak pidana korupsi harus ditindaklanjuti dengan serius dan tidak boleh jalan ditempat," katanya lagi.
Pada kesempatan itu, Abd Hasan Mbou juga menegaskan bahwa Pemuda Pancasila secara organisasi tidak akan mencampuri proses hukum yang melilit Haikal. Hal itu bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. "Kita serahkan kepada proses hukum yang akan membuktikan benar tidaknya dugaan itu," jelasnya. Ditempat yang sama, Hasan Mbou juga menegaskan bahwa rumor yang mengatakan adanya oknum-oknum tertentu yang melakukan teror terhadap penyidik kejaksaan bukanlah dari organisasi pemuda pancasila. "Semua kader pemuda pencasila taat dan patut terhadap proses hukum sehingga saya menjamin kalau teror itu bukan dilakukan anggota pemuda pancasila," katanya seraya mempersilahkan aparat penegak hukum untuk menyikapinya secara tegas karena hal itu merupakan upaya melemahkan penegakan hukum. Namun demikian ia mengharapkan agar penyidik kejaksaan tidak gentar dengan ancaman atau teror seperti itu. "Pemuda pancasila jika dibutuhkan siap ikut membantu pengamanan kejaksaan kapanpun," lanjutnya.
Sementara Haikal Atikurahman saat menerima kunjungan Abd Hasan Mbou beserta keluarga dan sejumlah pengurus Pemuda Pancasila terlihat tegar menghadapi proses hukum yang melilitnya. "Saya sudah tawakal menerima cobaan ini dan insyah Allah saya akan hadapi persoalan ini dengan tenang," katanya.MAT/DUL
Berwisata di Pusat Jajanan Kuliner Kota Bau-Bau
Oleh: Hamzah
Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara makin menawarkan sejuta pesona. Kota yang kini berbenah menjadi kota baru menuju kota wisata dunia, pun terus berburu dalam memanjakan hati para pengunjungnya. Tak lengkap rasanya menikmati pesona nusantara jika Anda tak pernah mengunjugi apa yang ada di Bau-Bau. Termasuk lidah Anda yang berselera ‘tradisional’ Indonesia. Hemm… yummi….
Ketgamb:
Para petugas Pemadam kebakaran Kab Konawe sedang memadamkan api yang melalap gudang milik Ketua DPC Partai Demokrat Kab Konawe, Kamis (6/8). Foto:Israriawati
Rumah Ketua DPC Demokrat Konawe Dilalap Sijago Merah
* Kerugian Ditaksir Rp 30 Juta
Unaaha,Kepres – Rumah Ketua DPC Partai Demokrat Kab Konawe, Drs H Mustakin MSi yang terletak di bilangan Jl Sabandara Kelurahan Puunaha Kecamatan Unaaha Kab Konawe dilalap sijago merah sekitar pukul 10.00 WITA, Kamis (6/8). Api melalap bagian atas dan atap gudang milik Mustakin.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian materi ditaksir mencapai tiga puluh juta rupiah. Sang pemilik rumah pun dikabarkan sedang berada di perjalanan dari Makassar ke Kendari.
Hasil penaksiran dari tim pemadam kebakaran Kab Konawe Kerugian materi tersebut antara lain peralatan pengantin, sepeda gunung dua unit, dan sejumlah barang lainnya.
Kobaran api berhasil dijinakkan oleh tim UPTD pemadan Kebakaran Kab Konawe yang datang tepat waktu. Tim pemadam kebakaran yang berjumlah belasan orang yang dibantu dengan satu unit mobil pemdam kebakaran hanya membuthkan waktu 30 menit untuk menjinakkan api.
Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan dua unit mobil milik H Mustakin, Panther Open Kap dan Suzuki Kerry yang terpakir tepat di depan gudang yang terbakar, kendati kaca mobil Panther harus dipecah untuk mempercepat proses pemindahan.
Kepada wartawan Koran ini saksi mata, Gede yang juga pembantu di rumah mantan Kepala Dispenda Kab Konawe ini mengungkapkan, dia tiba-tiba melihat kobaran api di bagian atas gudang yang terletak di belakang rumah.
“Tiba-tiba saya melihat kobaran api di bagian atas gudang lalu saya berteriak dan meminta pertolongan. Kami (penghuni rumah_red) sempat mencoba memadamkan api dengan menyiramkan air tapi tidak berhasil,”ungkap Gede.
Gede mengaku tak tahu menahu mengenai asal muasal api yang membakar kediaman caleg terpilih DPRD Konawe periode 2009-2014 itu. “Di gudang tidak ada kabel listrik atau yang memasak, isinya hanya barang-barang bekas,”pungkasnya. M1/B/LEX
2006 Hak Cipta oleh Kendari Ekspres Online Dilarang menyalin atau mengutip seluruh atau sebagian isi berita tanpa ijin tertulis dari SKH.Kendari Ekspres
Copyright © rumahgudang.prod™ . Site powered By Limbo CMS