Home - Buku Tamu - Iklan - Arsip

Logo headerkepres
Friday, 30 July 2010
Bahas Arisan dan Kapan Terima Gaji PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 28-08-2009 10:23
Views 464

Bahas Arisan dan Kapan Terima Gaji

 

*Hari Kedua Berkantor Anggota DPRD Kota  

 

Dua hari berkantor, 30 anggota DPRD Kota Kendari boleh dibilang masih lengkap. Belum ada yang alpa atau sekedar membolos. Rapat-rapat pun intens dilakukan. Hanya saja agak sedikit unik. Dalam setiap kali rapat, anggota dewan baru terus menciptakan warna baru pula. Hari pertama rapat minta PIN dan baju, kemarin (27/8) justru malah bentuk kelompok arisan. Entah selanjutnya agenda rapat DPRD Kota apalagi?   

 

Laporan : Laode Muh. Syawal

Kendari

 

Awalnya membentuk kelompok-kelompok diskusi kecil. Anggota DPRD Kota terlihat sibuk dengan aktivitas masing-masing. Sekitar pukul 09.30 Wita, satu persatu anggota dewan pun kemudian bergegas masuk di ruangan ketua Dewan. Sejumlah anggota dewan lain sudah menunggu di ruangan itu. Termasuk Pimpinan Sementara DPRD Kota, Abdul Razak SP. 

 

Pintu ruangan nampak sengaja dibiarkan terbuka. Namun tak lama kemudian, salah seorang staf datang menutup pintu. Entah ada yang suruh dari dalam, atau kemauan staf itu sendiri. Yang jelasnya, sejak pintu ditutup, pandangan sejumlah wartawan yang hendak mengabadikan momen detik-detik anggota dewan baru masuk berkantor jadi terhalang.

 

Bahkan, karena tertutupnya, sampai-sampai para wartawan bertanya-tanya. "Mereka bahas apa di dalam sampai tidak mau diketahui dengan pers?" tanya salah seorang wartawan yang baru saja tiba dan ikut melebur dengan kelompok wartawan lain di tempat itu.

 

Hingga kemudian, lantaran penasarannya, para wartawan pun mencari tahu apa yang terjadi sesungguhnya di dalam ruangan itu. Alhasil, bocoran pun didapat. Ternyata menurut salah seorang sumber, mereka lagi bahas kelompok arisan sesama anggota dewan.

 

Selain membahas arisan, anggota dewan juga membicarakan soal gaji. Kapan pastinya mereka gajian, kata sumber itu.

 

Setelah dikonfirmasi, hal itu memang benar adanya. Pimpinan Sementara, Abdul Razak SP tidak menampik, bahwa yang mereka rapatkan saat itu membahas soal arisan. Namun katanya, arisan yang akan dibentuk tidak ada kaitannya dengan agenda dewan. Hanya menjalin persaudaraan, dan mempererat tali silaturrahim sesama anggota dewan yang belum terlalu saling mengenal, katanya.

 

"Kebetulan kita belum saling mengenal satu sama lain, jadi tidak ada salahnya jika ada wadah untuk ngumpul-ngmpul, apalagi dalam suasana arisan," pungkasnya yang ikut diamini Suri Zam Zam, Wakil Pimpinan Sementara.

 

Mengenai gaji, Razak tidak mau memberi komentar. "Saya tidak tahu, karena itu bukan tahu kami," katanya saat ditanya apa rapat kali itu juga membahas soal gaji. Yang tahu masalah itu lanjut Razak adalah pihak sekretariat. Mengenai kapan gajian dan berapa banyaknya, itu urusan sekretariat kata dia. ***


La Ode Ida Siap Gantikan Ginandjar PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 28-08-2009 10:12
Views 494

ImageLa Ode Ida Siap Gantikan Ginandjar

* Berebut Kursi Ketua DPD

 

Jakarta, Kepres - Wakil Ketua DPD La Ode Ida menilai institusi DPD periode 2009-2014 perlu dikelola dengan baik agar tampil berwibawa sebagai lembaga negara wakil daerah. Karena itulah, persaingan dalam memperebutkan posisi pimpinan DPD harus tetap menjaga wibawa dan martabat lembaga. Untuk itu, La Ode Ida akan maju dalam bursa calon ketua DPD.

 

"Bahwa untuk mewujudkan dan melanjutkan perjuangan DPD bagi kepentingan daerah dalam suatu sistem ketatanegaraan yang ideal ke depan, saya sebagai salah seorang pimpinan DPD periode 2004-2009, akan kembali maju dan berupaya kembali mengisi formasi kepemimpinan DPD periode 2009-2014," kata La Ode Ida dalam rilis yang diterima wartawan, Kamis kemarin (27/8/2009).

 

Menurut senator asal Sulawesi Tenggara ini, sebagai figur senior yang cukup disegani di negeri ini, sosok Ginandjar Kartasasmita (GK) dengan segala kapasitas yang dimilikinya dipandang masih sangat dibutuhkan untuk menjadi pimpinan DPD.

 

"Saya juga berharap agar Ketua DPD RI periode 2004-2009, Prof Dr Ir Ginandjar Kartasasmita kembali tampil sebagai Ketua DPD RI periode 2009-2014, untuk kemudian secara bersama-sama melanjutkan agenda-agenda pengefektifan kerja DPD untuk kepentingan daerah dalam sistem NKRI," paparnya.

 

Mantan aktivis LSM ini menilai Ginandjar memang dibutuhkan dalam periode-periode awal kepemimpinan DPD ke arah pemapanan lembaga negara wakil daerah ini. Segala pengalaman, kemampuan individunya sebagai intelektual, teknokrat, mantan birokrat serta politisinya sudah teruji memberi kontribusi besar terhadap perjalanan DPD selama lima tahun pertama keberadaannya di Indonesia.

 

"Kendati begitu, kalau GK memiliki pertimbangan lain untuk mengabdi pada posisi yang lain di lingkungan parlemen, dalam artian tidak maju dalam persaingan kembali memperebutkan posisi  Ketua DPD, saya sebagai salah satu pimpinan DPD akan siap menggantikan sekaligus meminta dukungannya. Yakni akan tampil sebagai calon Ketua DPD periode 2009-2014," tegas La Ode Ida.

 

La Ode Ida merasa saat ini sudah tepat waktunya untuk merebut kursi ketua DPD. "Rasanya merupakan saat yang tepat untuk tampil sebagai Ketua DPD, sekaligus sebagai bagian dari simbol perjuangan kepentingan daerah," pungkasnya.DET


Wakatobi Kebagian DIPA Rp 700 Juta PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 28-08-2009 10:00
Views 222

Wakatobi Kebagian DIPA Rp 700 Juta

 

Wangi-wangi, Kepres - Provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) senilai Rp 700 juta dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik indonesia. DIPA tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan Diving Center di Kabupaten Wakatobi. Begitu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sultra, Drs H Ibrahim Marsela MM saat membacakan sambutan Gubernur Sultra pada acara Festival Wakatobi Sail Indonesia 2009 di Lapangan Merdeka Wangi-wangi, Wakatobi, kemarin.

 

 

 

Selain mendapatkan DIPA, Bupati Wakatobi Ir Hugua dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sultra, Drs H Ibrahim Marsela MM meminta kepada Departemen Kebudayaan dan Pariwisata agar menetapkan Wakatobi sebagai Destinasi Pariwisata Unggulan Nasional.

 

 

 

Penyerahan DIPA tersebut dilakukan langsung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Ir Firmansyah Rahim kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sultra, Drs H Ibrahim Marsela MM.

 

 

 

Ibrahim Marsela mengatakan, atas penyelenggaraan Festival Wakatobi Sail Indonesia 2009, mewakili Gubernur Sultra menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah Wakatobi dan seluruh masyarakat Wakatobi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. " Saya selaku putra daerah Wangi-wangi (Ibukota Wakatobi, red), mudah-mudahan bisa menjabat Kadisbudpar selama 5 tahun agar kita bisa bangun pariwisata dan budaya Wakatobi," ungkap Ibrahim Marsela.

 

 

 Image

Ibrahim Marsela mengakui, saat ini Provinsi Sultra telah dilirik dalam penyelenggaraan iven nasional. Pada tahun 2010 mendatang, Sultra mendapat sejumlah kehormatan untuk menyelenggarakan 2 kegiatan yang berskala nasional yakni, Sultra dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan pemilihan duta wisata Nasional dan sebagai tuan rumah seminar Arkeologi.

 

 

 

" Sektor wisata saat ini sudah mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Bayangkan, kalau 1 touris yang turun selama 1 minggu dan menukar uang sebanyak Rp 4 juta di Wakatobi ini, bayangkan kalau seratus touris, akan jadi berapa uang yang berputar di Wakatobi ini," terang Ibrahim Marsela.

 

 

 

Bupati Wakatobi, Ir Hugua juga menyambut baik pemberian DIPA Sultra senilai Rp 700 juta yang rencananya akan digunakan buat pembangunan Diving Center di Kabupaten Wakatobi. " 700 juta itu dana yang cukup baik. Itu adalah langkah pertama, dan saya yakin ini pasti akan bertambah," sambut Hugua. CR3-CR2-MUN/B/LEX


Unhalu Turunkan Tujuh Cabor di POMNAS PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 28-08-2009 08:47
Views 311

 Unhalu Turunkan Tujuh Cabor di POMNAS

 

Kendari, Kepres - Kalau tidak ada aral melintang, tim Unhalu akan menurunkan tujuh Cabang Olahraga (Cabor) di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang akan diberlangsung, 10-18 Oktober 2009 di Palembang.

 

Tujuh Cabor itu adalah atletik, pencak silat, sepak takraw, sepak bola, taekwondo, karate dan panjat tebing. "Dari tujuh Cabor itu, jumlah kontingennnya sekitar 50 orang. Kuota tersebut termasuk atlet, pelatih dan ofisial, " ungkap Prof Dr La Iru MSi,  Pembantu Rektor (PR) Tiga Unhalu, saat ditemui diruang kerjanya, kemarin.

 Image

Sebelum turun arena pertandingan (POMNAS), terlebih dahulu dilakukan seleksi pada tingkat fakultas. "Setelah terpilih pemain terbaik Unhalu, maka mereka akan dikarantina untuk mengikuti pemusatan latihan, " tutur La Iru yang juga ketua BAPOMI Sultra itu.

 

Kata dia, jadwal pemusatan latihan tinggal di kondisikan dengan waktu pemberangkatan kontingen, termasuk jumlah anggaran yang dimiliki saat ini. "Meski demikian, kita tetap berupaya memampilkan yang terbaik buat universitas, terlebih lagi dari raihan medali di POMNAS mendatang. " terangnya. M3/B/MUR

 

 


Maba Unilaki Diprediksi Meningkat PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 28-08-2009 08:37
Views 215

 Image

Ketgamb: Calon Mahasiswa Baru Universitas Lakidende yang mengikuti ujian seleksai masuk Unilaki, Kamis (20/8). Foto:Israriawati

 

 

 

Maba Unilaki Diprediksi Meningkat

 

* Gelombang I, 888 Pendaftar

 

Unaaha,Kepres –  Eksistensi Universitas Lakidende (Unilaki) Kab Konawe sudah tak diragukan lagi. Begitu pula dengan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Universitas beralmamater ungu ini semakin meningkat.

 

 

 

Rektor Unilaki, Drs Gusarmin MPd memprediksi jumlah mahasiswa baru Unilaki tahun 2009 akan mengalami peningkatan pada kisaran 15 sampai 20 persen.  Hal itu berdasarkan indikator jumlah pendaftar Gelombang I yang mencapai 888 orang.

 

 

 

“Jumlah mahasiswa yang mendaftar di Unilaki mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dan tahun 2009 ini kita prediksi akan mengalami peningkatan pula. Ini sebagai bukti bahwa Unilaki makin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,” kata Gusarmin.

 

 

 

Saat ini kata Gusarmin Unilaki telah membuka lima fakultas dan tujuh program studi. Kelima fakultas tersebut adalah Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Administrasi, FKIP, Program Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Fakultas Pendidikan Matematika.

 

 

 

Secara rinci, Gusarmin menyebutkan dari 888 pendaftar Gelombang I tersebar di seluaruh program studi yakni Fakultas Pertanian 54 orang, Teknik 29 orang, Bahasa Inggris 153 orang, Bahasa Indonesia 246 orang, Manajemen 85 orang, Administrasi 191 orang dan program studi ilmu-ilmu hukum sebanyak 130 orang.

 

 

 

Kamis (20/8), seluruh pendaftar Gelombang I mengikuti ujian seleksi masuk Universiitas Lakidende di Unilaki. “Setelah gelombang I kita juga akan membuka pendaftaran mahasiswa baru Gelombang II,”ungkapnya. M1/B/LEX

 

 


<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Results 10 - 18 of 76

 

2006 Hak Cipta oleh Kendari Ekspres Online
Dilarang menyalin atau mengutip seluruh atau sebagian isi berita tanpa ijin tertulis dari SKH.Kendari Ekspres

Copyright © rumahgudang.prod . Site powered By Limbo CMS