| Written by Redaktur, on 25-11-2008 06:09 |
|
|
Ketgam: Kondisi jalan provinsi di sebagian wilayah Kabupaten Muna terlihat sangat memprihatinkan. Kondisi jalanan tersebut sangat mengganggu bagi pengguna jalan. foto: kepres Bupati Minta Gubernur Terbitkan Surat Ketidaksiapan * Terkait Pengaspalan Poros Raha-Tongkuno dan Raha-Tampo Raha, Kepres-Bupati Muna Ridwan BAE meminta kepada Gubernur Nur Alam, agar menerbitkan Surat ketidaksiapan mengaspal poros Raha-Tongkuno dan Raha-Tampo. Sehingga dia akan mengambil langkah atas dukungan DPRD Muna. "Saat ini saya sementara menunggu surat Gubernur, yang mengatakan ketidaksiapan untuk mengaspal kedua jalur. Artinya surat ketidaksiapan Gubernur tersebut, menjadi momen bagi saya mengambil langkah. Dan saya yakin DPRD Muna akan memberikan dukungan untuk melakukan pengaspalan pada dua jalur tersebut," ujar Ridwan, kemarin. Menurut Ridwan, jika telah terbit surat Gubernur, maka Desember jalur poros Raha-Tongkuno dan Tampo-Raha akan segera diaspal. "Saya akan aspal kedua poros itu, meskipun saya tahu kedua jalur itu adalah kewenangan Provinsi. Tapi Kimpraswil dan Gubernur Sultra terkesan tutup mata, maka saya ambil alih. Ini merupakan bukti, keberpihakan saya terhadap rakyat besar," ujar Ridwan seraya menyesalkan sikap anggota DPRD Sultra yang lahir dari Dapil Muna, yang tak berjuang maksimal agar jalur tersebut mendapat suntikan dana. Dikatakan, kedua jalur tersebut merupakan jalur yang sangat vital. Tapi karena tak diaspal menimbulkan petaka bagi masyarakat Muna yang melewati jalur tersebut. "Saya juga heran, jika Gubernur dan Kimpraswil Sultra tak tergerak untuk melakukan pengaspalan. Padahal mereka tahu poros itu adalah kewenangannya, sehingga saya mendesak agar Gubernur menerbitkan surat ketidaksiapan atau surat ketakmampuan untuk mengaspal poros tersebut. Dan ini penting untuk menjadi petunjuk bagi saya untuk mengaspal jalur tersebut," tegas Ridwan. Ketika ditanya kapan pengaspalan akan dilaksanakan, Ridwan mengatakan jika surat resmi Gubernur sudah tiba, maka dia akan segera mengaspal, agar jalur itu bisa dinikmati. "Saya secepatnya akan mengaspal, awal Desember action pengaspalan dimulai, sehingga masyarakat yang melewati kedua jalur tersebut akan merasakan kenikmatan. Dan langkah pengaspalan yang diambil Pemkab Muna merupakan pilihan, agar masyarakat Muna tidak lagi menderita, akibat kedua jalur itu belum diaspal," tandas Ridwan.SAF/DUL
Users' Comments (24)
|
|
|