| Written by Redaktur, on 02-12-2008 06:02 |
|
|
Pistol Rakitan Beserta Amunisinya Ditemukan di P2ID Kendari, Kepres – Untuk kesekian kalinya, pistol rakitan ditemukan di Kota Kendari. Minggu malam kemarin (30/11) sepucuk pistol rakitan berikut tiga amunisinya, ditemukan salah seorang oknum TNI bernama Pelda La Engko, anggota Koramil X yang kebetulan melintas di Tribun Utama Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) Sultra, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia.
Kepada wartawan, La Engko menerangkan, sesaat sebelum penemuan benda berbahaya tersebut, dirinya (La Engko-red) yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari acara arisan keluarga, melihat tiga orang pemuda sedang melakukan pesta miras di beranda Tribun. “Saat masuk kedalam ruangan, saya hanya melewati ketiga pemuda itu. Setelah melakukan penyusuran di beberapa ruangan Tribun, pada salah satu ruangan nampak tas sekolah berwarna cokelat,”ungkapnya menceritakan detik-detik menjelang penemuan. Masih dalam keadaan menenteng tas hasil temuannya, La Engko keluar, lalu bertanya pada ketiga pemuda yang sepertinya sudah mulai terkena reaksi alcohol.”Init tas siapa ?”Tanya pria yang kini menjabat sebagai Babinsa di Kecamatan Kadia. Mendengar pertanyaan yang dilontarkan La Engko, ketiga pemuda tersebut secara spontan menjawab bukan milik mereka (pemuda-red).”Itu bukan milik kami,”tuturnya menirukan jawaban salah seorang pemuda. Belum sempat melontarkan pertanyaan selanjutnya, kata dia, ketiga pemuda itu segera menaiki motor yang sengaja di parkir di halaman P2ID.”Karena kondisi gelap, nomor polisi motor mereka tidak bisa saya lihat, dan pada saat terbuka, ternyata tas tersebut berisi satu pucuk pistol rakitan bersama 3 butir peluru aktif ”pungkasnya. Oleh La Engko, barang berupa pistol serta tiga amunisi tersebut langsung diantar ke Kodim 1417 Kendari. Saat dikonfimasi, Dandim 1417 Kendari, Letkol Inf Agustinus, didampingi Danunit Intel Kodim 1417 Kendari, Letda Inf Syaefuddin, membenarkan perihal penemuan sepucuk pistol rakitan bersama 3 butir amunisinya, di Tribun Utama P2ID Sultra. “Dari keterangan Pelda La Engko, pistol dan peluru yang tersimpan dalam tas itu ditemukan sekitar pukul 19.30 Wita,”tutur Agustinus. Menanggapi pertanyaan mengenai 3 butir amunisi yang ditemukan bersama pistol, Agustinus menjelaskan, ketiga butir amunisi itu adalah jenis kaliber 5,56 mm.”Senjata ini kemungkinan didatangkan dari luar Sultra. Kaliber ini yang dipakai oleh satuan-satuan tempur,”jelasnya, saat menjawab pertanyaan seputar kemungkinan adanya indikasi pistol bersama tiga amunisinya tersebut berasal dari luar Sulawesi Tenggara. Lebih jauh dia menambahkan, caliber ini kalau dipake DC1 senjata laras panjang, itu jarak membunuhnya 400 meter.”Tetapi kalau digunakan pada senjata ini (pistol-red), maka jaraknya cuma bisa mencapai sekitar 50 meter. Untuk masalah pistol beserta peluru, semua masih aktif dan berbahaya bila digunakan,”urainya. Mengingat barang tersebut (pistol&amunisi-red) sangat berbahaya bila digunakan, secara tegas dandim 1417 Kendari menghimbau kepada seluruh warga Kota kendari agar segera melapor pada pihak berwajib bila menemukan barang serupa.”Tentunya kewajiban kita bersama untuk menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan di sekitar kita,”himbaunya diakhir wawancara.P1/A/HEN
Users' Comments (0)
|
|
|