Home - Buku Tamu - Iklan - Arsip

Logo headerkepres
R u b r i k arrow Feature arrow Pasca Penahanan Sekda Bombana Friday, 30 July 2010
Pasca Penahanan Sekda Bombana PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 29-07-2009 10:09
Views 685

Pasca Penahanan Sekda Bombana

Ruangan Sekda Sepi, tak Ada Antrian Tamu

 

Laporan : Muliani,   Rumbia

 

                Drs H Idrus Effendy Kube MSi yang merupakan Sekretaris  Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana sejak dua pekan terakhir ini  tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana hari-hari biasanya. Tepatnya 15 Juli 2009, kebebasannya mulai  terbelenggu dengan menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Punggolaka Kendari setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan hampir 8 jam di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.         

Pria yang telah  beberapa tahun ini merasakan nikmatnya sebagai seorang pejabat ternama di Bombana dengan menduduki posisi sebagai seorang Sekda yang tentunya banyak  menentukan dan mengetahui banyak penggunaan keuangan Bombana, terpaksa sejak dua pekan terakhir ini harus mendekam di Rutan Punggolaka  dikarenakan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pos bantuan Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana tahun 2006 dengan anggaran  sebesar Rp 450 juta.

                Hari ini atau tepatnya Rabu (29/7), Sekda Bombana tepat dua pekan menjadi penghuni  Rutan Punggolaka. Dan tentunya sebuah hal yang tak pernah dibayangkan sebelumnya oleh Idrus Effendy Kube jika dirinya akan ditahan bertepatan  dengan hari ulang tahunnya yakni 15 Juli. Dimana pada hari itu, istri dan beserta keluarga lainnya telah menyiapkan makanan lezat untuk acara syukuran sekaligus merayakan  ulang tahun Idrus. Tapi belum juga ia menikmati hari bahagia tersebut bersama keluarga tercinta, Idrus sudah mendapatkan jemputan dan panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Kendari. Dengan masih menggunakan pakaian Dinas, ia diperiksa  nyaris delapan jam di ruangan Kepala Seksi Kejaksaan Tinggi Sultra dan usai pemeriksaan dirinya resmi digelandang ke Rutan Punggolaka  yang saat ini menempati ruangan tahanan bersama mantan Wakil Walikota Kendari, Andi Mussakir Mustafa.

                Pekan pertama penahanan  Idrus, aktifitas di sekretariat Daerah Bombana seakan tak berjalan mulus bahkan bisa dikatakan lumpuh. Para Asisten, Kabag maupun PHTT  larut dalam kesedihan dan merasa kaget atas penahanan atasan mereka bahkan pejabat tinggi Bombana  diantarannya Wakil Bupati, Asisten dan para Kepala SKPD maupun Kepala Bagian (Kabag) silih berganti menjenguk Idrus di Kendari. Bukan hanya itu, sehari setelah penahanan Idrus para Camat dan Kepala SKPD di Bombana kompak  ramai-ramai ke Kota Kendari guna meminta penangguhan  penahanan Idrus namun hingga saat ini, Sekab Bombana tersebut masih mendekam di Rutan Punggolaka.

                Sedangkan Bupati Bombana bersama keluarga seakan baru mempunyai kesempatan menjenguk Idrus pada Sabtu (25/7) yang kemudian dilanjutkan dengan  pertemuan empat mata antara kedua pejabat Bombana itu tepatnya pada Senin (27/7). Hal ini diungkapkan salah seorang sopir Atikurahman, Syahril. "Sejak penahanan Pak Sekda, Bupati sudah dua kali datang jenguk yakni yang pertama Bupati datang dengan keluarga dan kemudian kedua adalah pertemuan khusus antara Bupati dan Sekda," kata Syahril.

                Ketiadaan Sekab  Bombana beraktifitas di Kantor nampak membuat suasana Kantor Bupati Bombana tak seramai hari-hari ketika Sekab masih berkantor. Tak ada lagi antrian  panjang tamu-tamu yang hendak menemui Sekab, begitu juga dengan ruangan kerja Idrus nampak lebih sering kosong tak berpenghuni karena semua staf pegawai yang biasa bertugas di ruangan itu sudah jarang menampakan diri. Demikian halnya dengan Rumah Jabatan (Rujab) Sekab terlihat sepi, dimana sejak mengetahui Idrus ditahan, istri dan anak-anaknya lebih banyak menghabiskan waktu di Kota Kendari.

                Penahanan Idrus  nampaknya juga ikut mempengaruhi kondisi keuangan di Bombana. Para SKPD dan Kontraktor yang membutuhkan dana mengeluh, pasalnya  dana yang mereka nanti-nantikan tak bisa cair tanpa ada tanda tangan Sekab. Hal inilah yang membuat Bupati Bombana, DR H Atikurahman MS, bergegas mencari pelaksana sementara  Sekab Bombana menggantikan sementara Idrus Effendy Kube.

                Bupati Bombana yang ditemui Selasa kemarin (28/7) mengaku telah mengusulkan tiga nama pada Gubernur Sultra untuk menggantikan sementara posisi Idrus termasuk salah satunya adalah Asisten III Setda Bombana Ir H Rustam Supendy MSi. Sayangnya, Atikurahman enggan memberikan bocoran siapa gerangan dua nama lainnya yang sudah ia usulkan. "Kalau nantinya Pak Sekda sudah keluar dari tahanan, maka beliau bisa melanjutkan aktifitasnya kembali di kantor dan sekarang semuanya masih kami serahkan sesuai proses hukum yang ada," ujarnya dengan nada lesu seraya mengatakan, dalam waktu dekat ini pejabat pengganti sementara Idrus Effendy Kube akan segera diketahui masyarakat Bombana. ***


Print Kirimkan ke e-mail

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.7 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >

 

2006 Hak Cipta oleh Kendari Ekspres Online
Dilarang menyalin atau mengutip seluruh atau sebagian isi berita tanpa ijin tertulis dari SKH.Kendari Ekspres

Copyright © rumahgudang.prod . Site powered By Limbo CMS