| Written by Redaktur, on 28-08-2009 10:27 |
|
|
KETGAM : Pimpinan sementara ketua -wakil ketua Dekot, Abd Rasak dan Suri Zam saat memberikan keterangan pada wartawan. Kamis (27/8) kemarin. foto : makmur PDIP Masih Mencari Dukungan * Terkait Pembentukan Fraksi Dewan Kota Kendari, Kepres - Rencana pembentukan fraksi di Dewan Kota Kendari sedikit bergulir alot. Bukan saja terkait dengan komposisi gabungan lintas partai, tetapi juga merembes pada penunjukan figur ketua fraksi. Sehari sebelumnya sudah berkembang penegasan dari beberapa anggota dekot soal kemungkinan komposisi fraksi mereka nanti. Namun hasil penelusuran, Kamis (27/8) kemarin, belum menemukan isyarat final. Alotnya diskusi ada pada PDIP dengan jumlah hanya 3 kursi. Untuk membentuk satu fraksi, praktis partai berlambang moncong putih harus menggalang koalisi dengan sejumlah partai peraih kursi terkecil. Semula Alwi Genda, anggota dekot asal PDIP mengklaim sudah ada bentukan fraksi partai besutan Megawati itu dengan nama Fraksi PDIP Bersatu. " Beberapa partai suara terkecil kecil sudah bergabung sama kami. Misalnya, PPDI, PBR, PBB dan PPP. Kecuali Gerindra belum menentukan sikap. Mungkin punya platform politik sendiri," katanya. Anggota dekot dari Partai Gerindra Djayadi Zaid mengaku, pihaknya belum memberikan kepastian arah koalisi dalam pembentukan fraksi tersebut. Dia sendiri tidak akan mengambil keputusan sendiri. " Kami punya aturan. Saya harus koordinasi dulu ke pengurus wilayah apakah proses koalisi mengambil patron secara nasional atau cukup bisa mengambil keputusan sendiri begitu," tegasnya. Target PDIP sedikit termentahkan. M Lubis asal PBB ternyata mencoba memanfaatkan peluang membentuk satu fraksi gabungan. " Dalam susduk bisa melegitimasi hal itu. Makanya kami PBB mau berpikir ke arah itu," ungkapnya. Targetnya kini mengajak koalisi PPP, Gerindra, PBR dan PPDI. Dengan gabungan partai itu maka bisa membentuk satu fraksi sendiri. Tetapi apakah koalisi itu dilanjutkan ke PDIP saja atau menggalang gabungan partai, bergantung keputusan internal masing-masing partai. Hingga saat ini baru lima fraksi sudah dipastikan terbentuk yaitu fraksi PKS, Hanura, Demokrat dan Golkar. Sedangkan PDIP cukup menggaet satu partai sudah bisa berdiri satu fraksi. Ternyata situasi alot juga sempat berkembang dalam penunjukan ketua fraksi. Di kubu fraksi Demokrat semula bertengger nama Hj Hermina A Baso sebagai ketua fraksi. Belakangan nama Ilham Hamra diusul menjadi Ketua Fraksi Demokrat Dewan Kota. Begitu pula di kubu Hanura, sempat mengkerucut dua yaitu Ld Arifaid dan Bachtiar Kenepulu. Namun akhirnya berdasarkan pertimbangan partai, jabatan ketua jatuh pada M Yahya. Adapun PAN menunjuk Hj St Nurhan sebagai ketua fraksi. Sedangkan Golkar mempercayakan pada incumbent dekot Muh Ali. Begitu pula PKS tetap mempertimbangkan sisi 'senioritas' Misbahuddin dalam berparlemen. Sementara itu, Pimpinan Sementara Ketua Dekot, Abd Rasak menegaskan, pembentukan fraksi itu sudah harus ada jawaban selambat-lambatnya tgl 31 Agustus. " Kami berharap secepatnya bisa diputuskan komposisinya. Baru kita bergeser ke agenda pembentukan alat kelengkapan," katanya didampingi Wakil ketua Suri Zamzam. P2-MUR/B/HEN
Users' Comments (0)
|
|
|