| Written by Redaktur, on 31-08-2009 21:04 |
|
|
Ketgam: Tampak Mahasiswa Baru tengah mengikuti OKKMB Unhalu beberapa hari yang lalu. Foto LM Agus 65 MABA Kedokteran Unhalu Ikut OKKMB Kendari, Kepres - Sebanyak 65 Mahasiswa baru angkatan pertama (2009) Program Studi Kedokteran Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) Universitas Haluoleo Kendari, mengikuti Orentasi Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (OKKMB) di Aula Fakultas MIPA Unhalu, Sabtu (29/08/09). Menurut Pembantu Dekan I Fakultas MIPA, Drs Yusuf Sabilu MSi, OKKMB ini direncanakan akan digelar mulai hari Sabtu (29/08/09) sampai hari Rabu, (02/09/09) dengan rancangan kegiatan yang lebih akademis. "OKMB ini akan lebih akademis, jadi kita fokus diruangan dengan menyajikan materi bagi Mahasiswa Baru. Paling untuk diluar kita bersih-bersih untuk persiapan perkuliahan di gedung MIPA lama," ujar Sabilu, ketika ditemui di sela-sela OKKMB. Rektor Universitas Haluoleo, Prof Ir Usman Rianse Ms, yang didampingi Dekan Fakultas MIPA, Dr Pasrun Adam MS, turut memberikan materi dalam OKKMB Program Studi Kedokteran Unhalu perdana tersebut. Dalam materinya Usman Rianse menekankan kepada Mahasiswa Baru program Studi Kedokteran 2009 untuk betul-betul menjadi Mahasiswa Kedokteran yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. "Kalian itu beda dengan jurusan-jurusan lainnya, kalian itu berdekatan dengan nyawa manusia. Olehnya itu rubahlah kebiasaan-kebiasan buruk di rumah ketika masuk kedokteran, sebab nantinya ketika anda dibutuhkan masyarakat anda harus melayaninya dengan sepenuh hati," terang Usman Rianse kepada MABA Program Kedokteran Unhalu angkatan 2009. Usman Rianse juga menghimbau kepada peserta OKKMB agar bekerja tidak berdasarkan nafsu. "Dokter yang bagus adalah dokter yang bekerja atas pikiran atau kehendak yang baik, bukan karena nafsu dan selalu bertakwa kepada ALLAH," kata Usman Rianse. Selain itu, Usman Rianse juga meminta kepada dosen untuk mengembangkan metode kasih sayang dalam proses belajar mengajar dalam kehidupan kampus. "Mari kita kembangkan metode belajar mengajar dengan kasih sayang dan kelembutan. Karena dengan kasih sayang dan kelembutan potensi anak didik akan berkembang, harapan terbayang, semangat anak terpacu untuk berjuang, serta dengan kasih sayang harapan mereka akan tersanjung," pinta Usman Rianse. Usman Rianse juga berkata, dalam menyambut mahasiswa baru tahun-tahun kedepan akan dikemas dengan model kasih sayang dan kelembutan. "Cara kasih sayang dan kelembutan ini akan kita kemas, olehnya itu saya mintah kepada senior agar cara-cara kekerasan dihilangkan dalam menyambut mahasiswa baru tapi mari kita gunakan model kasih sayang dan kelembutan," ajaknya.P4/B/HEN
Users' Comments (1)
|
|
|