| Written by Redaktur, on 22-12-2009 10:07 |
|
|
Ada Kontraktor Diperas * Deras Demo Dinas PU Sultra Kendari, Kepres - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Amanat Rakyat (Deras) Sultra, Rabu (15/12/09) kemarin mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum Sultra. mereka berunjuk rasa menyuarakan indikasi pemerasan terhadap kontraktor dalam pembuatan kontrak, yang diduga dilakukan Kasubdin Pengairan.
Koordinator aksi, Zulhan Damu dalam orasinya mengatakan, dugaan penyelewengan dan penyalagunaan jabatan itu dilakukan dengan berbagai modus diantaranya, pemerasan terhadap para kontraktor dalam pembuatan kontrak dibawah Rp 1 miliar harus membayar kurang lebih sebesar Rp. 20 juta hingga kontrak diatas Rp. 1 miliar harus membayar sebesar Rp. 20 Juta hingga Rp 50 juta. “ Pencairan dana sisa tender tahun 2008 untuk pemeliharaan pengairan sebesar Rp. 2 miliar, tetapi tidak ada bukti fisik. Dalam penempatan staf pun pilih kasih, hanya orang-orang dekat saja, tanpa melihat kemampuan kerja,’ ungkap Zulhan Damu. Sayang apa yang disuarakan Deras Sultra, tidak didengar langsung oleh Kadis PU Sultra, Dody P Djalante. Sebab yang bersangkutan sementara mengikuti rapat digedung DPRD Sultra. Setelah menggelar aksi kurang lebih 69 menit, para pengunjuk rasa hanya ditemui oleh Kabid Tata Ruang, Kristomus. Namun apa yang disampaikan Kristomus membuat pengunjuk rasa kecewa. Mereka menilai apa yang dikatakan Kristomus tidak memberikan jabawan. Usai melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas PU Sultra, pengunjuk rasa melanjutkan aksinya di kantor Gubernur Sultra. mereka meminta kepada Gubernur, Nur Alam untuk mencopot Kasubdin Pengairan. Mereka juga meminta kepada Dody P Djalante, untuk melakukan revitalisasi dan meninjau ulang kinerja yang dilakukan oleh Kasubdin pengairan.P2/B/HEN
Users' Comments (0)
|
|
|