| Written by Redaktur, on 08-01-2010 09:45 |
|
|
Polisi Kejar Tiga Perampok di Bombana Kendari, Kepres - Tiga pelaku perampokan Jalan Poros Poleang- Kaipute, Kabuapten Bombana Sultra, yang melarikan diri dari kejaran polisi Rabu (30/12/09) lalu, terus dikejar. Kasat Reserse Polda Sultra AKBP La Ode Haris, mengatakan sampai saat ini hutan Seagai tempat persembunyian tiga pelaku perampokan tersebut telah dikepung oleh satuan Kepolisian dari Polres Bombana yang diback up dari anggota Polda Sultra.
Bahkan tidak tanggung-tanggung, aksi yang telah meresahkan warga Bombana dan sekitar tersebut, kata La Ode Haris, mengharuskan Wakapolda Sultra, Kombes Pol Heru Setiawan untuk turun langsung di Bombana dalam memecahkan kasus tersebut. Tidak hanya itu, lanjut pria berpangkat dua bunga itu, karena aksi kawanan perampok ini sudah meresahkan masyarakat sehingga masyarakat sendiri ikut membantu kepolisian dalam menemukan tiga buronan perampok tersebut. "Tidak hanya polisi masyarakat pun antusias ikut membantu dan mengepung hutan pelarian tiga kawanan perampok itu," Ujar La Ode Haris kepada Jurnalis Koran ini di Reserse Polda Sultra, Kamis (07/01/10) kemarin. Sekedar diketahui Rabu (30/12/09) lalu, aksi perampokan di Jalan poros Poleang-Kasipute, Desa Kalenggari, Kecamatan Rarowato Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kembali terjadi dengan korban bernama Fiman dan Sahabudin Djabar. Dalam aksi perampokan tersebut ada sembilan orang tersangka, enam tersangka telah berhasil di bekuk oleh satuan Polresta Bombana sekitar pukul 16.45 Wita. Bahkan satu diantaranya, tewas saat melakukan aksi perlawanan kepada pihak kepolisian. Namun tiga diantaranya berhasil melarikan diri. Tersangka yang tewas itu adalah Ambang sedangkan lima tersangka lainnya adalah Beddu (25), Odang (25) Muliadi (28) Herman (26) Sabri (28). Modus perampokan kali ini sama dengan aksi perampokan-perampokan sebelumnya. Kawanan perampok tersebut membentangkan kayu jati di tengah jalan untuk memalang mobil box yang dikendarai korban. P2/B/HEN
Users' Comments (0)
|
|
|