| Written by Redaktur, on 13-01-2010 14:11 |
|
|
Dinas PU Sultra Didemo * Deras Nilai Proyek Jalan Raha-Lakapera Rp 3M Diduga Bermasalah Kendari, Kepres - Sekelompok massa yang tergabung dalam Dewan Amanat Rakyat (Deras-Sultra) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra, Selasa (12/01) kemarin. Setelah beberapa pekan lalu menyuarakan indikasi korupsi Kabupaten Muna di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra,
Deras kembali mendatangi Kantor Dinas PU dan DPRD Sultra. Massa menuntut transparansi pengelolaan Proyek Peningkatan Mutu Jalan Raha-Lakapera senilai Rp 3 Milyar yang telah digelontorkan Dinas PU Sultra. Massa yang dikoordinir Laode Kadaruddin Mongkito dalam orasinya mengungkapkan, pelaksanaan Proyek Jalan Raha-Lakapera dengan anggaran sebesar Rp 3 Milyar itu, terkesan asal-asalan. Kadaruddin menilai ada indikasi kesalahan prosedur yang diduga dilakukan PU dan Pihak ketiga (Kontraktor). “Kami meminta pertanggungJawaban PU dalam penyelenggaraan proyek ini,” kata Kadar dalam orasinya. Sekretaris Dinas PU Sultra Ir H Saad menanggapi tuntutan massa menyatakan PU akan menindaklanjuti laporan massa. “Saya akan laporkan persoalan ini ke Kepala Dinas PU Sultra sekembalinya dari luar kota dan Bina Marga PU untuk ditindak lanjuti," kata Saad. Dengan tuntutan yang sama, massa bergerak di DPRD Sultra. massa diterima Sekretaris Komisi C Syamsul Ibrahim SH. Menanggapi tuntutan massa, Syamsul akan memanggil secara resmi pihak terkait. “ Kami akan memanggil Kepala Dinas PU untuk memperjelas dugaan penyimpangan proyek ini,” ujar Ketua Frkasi Demokrat Indonesia DPRD Sultra ini. Syamsul menambahkan, memperkuat itu, Komisi C mengutus La Ode Marsudi, salah satu anggota Komisi C DPRD Sultra asal Fraksi Golkar yang juga berasal dari dari Dapil Muna dan Buton Utara untuk melacak kebenaran laporan massa. M2-P3/B/HEN
Users' Comments (0)
|
|
|