| Written by Redaktur, on 04-02-2010 13:02 |
|
|
44 Imigran Afganistan Dikirim Ke Makasar *10 Imigran lainnya Masih Dalam Pencarian Baubau, Kepres -- Sebanyak 44 Imigran asal Afganistan yang diamankan oleh Polres Baubau bersama tim Polairut Sultra Minggu lalu (31/1), diberangkatkan ke makasar secara bertahap. Hari ini (Kemarin, Red) sebanyak 29 Imigran telah diberangkatkan oleh pihak Imigrasi kendari ke Makasar dengan menggunakan pesawat Ekpres Air.
Sisanya yang berada disalah satu hotel Baubau sebanyak 15 orang rencananya akan diberangkatkan esok hari (Hari ini, red). Sedang yang 10 lagi masih dalam pencarian. Keberangkatan para Imigran itu dikawal oleh pihak imigrasi dibantu aparat Polres Baubau. Di Makasar para Imigran itu akan ditampung di Rumah Detensi Imigran (Rudenim). " Hari ini yang diberangkatkan ke Makasar sebanyak 29 orang. Pagi tadi 15 dan siang ini 14 orang. Yang 15 orangnya lagi besok baru kita berangkatkan. Kalau yang sepuluh orangnya sedang dalam pencarian. Jadi semuanya berjumlah 54 orang," terang Pejabat Imigrasi Kendari, Indra G Masyur kepada sejumlah wartawan, Kemarin (2/2) Menurut Indra Gunawan Masyur para Imigran Afganistan itu tidak seorang pun yang memiliki pasword ataupun izin tinggal. Meski begitu, pihaknya tidak akan melakukan penahanan kepada para Imigran asal Afganistan itu. Pasalnya, berdasarkan surat edaran dari Departemen Imigrasi yang menegaskan agar para Warga Negara Asing yang berasal dari negara-negara Konflik diberikan dispensasi masuk ke Indonesia. " Mereka minta Suaka ke Australia, makanya keberadaannya tidak dipermasalahkan. Jadi bukan dipermudah tapi tidak dipermasalahkan. Orang luar yang masuk itukan harus memiliki izin tinggal dan Pasword, tapi karena dia imigran yang akan meminta suaka maka dia tidak dipermasalahkan," jelas Indra G Masyur Indra G Masyur menambahkan, tugas mereka sebagai pihak imigrasi Kendari hanya sampai mengurus keberangkatan para imigran itu hingga ke Makasar. Dimakasar semua keperluannya akan di urus oleh UNACR termaksud pengurusan Paswordnya. " Setibanya di makasar akan diambil alih oleh UNACR, jadi bukan bagian Kami lagi. Negara-negara konflik sekarang ini seperti afganistan, irak, pakistan dan sebagainya," kata Indra G Masyur. Untuk diketahui, Sebanyak 54 imigran asal Afganistan ingin ke Australia guna meminta suaka pada pemerintah Australia. Saat melintas diperairan Kabaena, kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan. Karena perbekalan mereka telah habis, akhirnya sebagian diantara mereka memutuskan kedarat guna mencari perbekalan. Saat itulah warga yang curiga langsung melaporkannya ke Polsek Kabaena Timur. Kapolsek yang mendengar kabar itu langsung menghubungi Polres Baubau yang langsung melakukan penangkapan. Pantauan Pos kita semua WNA tersebut di evakuasi dengan menggunana kapal fery dari Kabena Timur dan tiba di Kota Baubau minggu sekitar pukul 14.48 wita. Selanjutnya untuk pemeriksaan lebih lanjut di evakuasi di salah satu hotel di Kota Baubau. Dalam robomngan itu terdapat Ibu hamil dan anak anak, namun didominasi oleh pemuda. Hingga berita ini diturunkan pihak imigrasi kendari telah memberangkatkan 29 imigran ke Makasar. MUN/LEX
Users' Comments (0)
|
|
|