Home - Buku Tamu - Iklan - Arsip

Logo headerkepres
R u b r i k Friday, 30 July 2010
Halaman1
-
article thumbnailSawit Sultra Terbaik di Indonesia

Wednesday, 28 July 2010 | Jumwal Saleh

Ketgam : Anggota Komisi B DPRD Konut saat Kunker dikawasan Pabrik Kelapa Sawit Rantau Kasai,Kabupaten Rokan Hilir,...
Selengkapnya...

Lainnya :
Iklan Edunusa fajar online Rumah Gudang
-
Fokus Operasi Penanggulangan Bencana dan Penertiban Frekuensi Radio

Thursday, 29 July 2010

*ORARI Sultra di Tengah Hegemoni Teknologi Informasi Fokus Operasi Penanggulangan Bencana dan Penertiban Frekuensi Radio Sejarah...
Selengkapnya...

Depan
Karikatur
Ridwan Kembangkan Demokrasi Egaliter PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 08-02-2010 10:59
Views 318

Ridwan Kembangkan Demokrasi Egaliter

Kendari, Kepres - Selama Ridwan memimpin Muna, dia telah mengembangkan sikap politik yang demokratis dan egaliter, sehingga bagi dia dalam sebuah keluarga jika terjadi berbeda pandangan politik adalah hal biasa, namun Ridwan juga mampu membedakan perbedaan dalam politik dan hubungan kekeluargaan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Bidang Informasi, Komunikasi dan Pencitraan DPD Partai Golkar Sultra, Drs La Nika MSi, untuk mengklarifikasi pandangan sejumlah elit terhadap sikap politik Ridwan berkaitan dengan situasi politik di Muna yang banyak diperdebatkan akhir-akhir ini.

 

La Nika menguraikan, beberapa contoh yang dipraktekan Ridwan mengenai demokrasi yang egaliter, misalnya dalam penentuan imam masjid di Muna saja, dia menyarahkan kepada forum majelis masjid untuk bermusyawarah bahkan voting, padahal sesuai aturan dia memiliki kewenangan untuk menentukan imam masjid di bekas ibukota kerajaan Wuna tersebut.

 

"Dalam berbagai praktek pemerintahan, Ridwan juga tak pernah mempersoalkan Kaoumu dan Walaka, tetapi semata-mata didasarkan kapasitas dan kapabilitas seserorang. Ini kan benar-benar contoh sikap egaliter," kata La Nika kepada jurnalis   koran ini saat ditemui di Kantor Golkar Sultra, Sabtu (7/2) malam.

 

Mengenai perbedaan politik antara Ridwan dan istrinya dalam pemilihan calon Bupati Muna, mantan Ketua FPG DPRD Muna ini menjelaskan, itulah bukti sikap demokratis Ridwan yang telah memberikan kebebasan kepada anggota keluarganya untuk menentukan pilihan politiknya, sekaligus menunjukan konsistensinya untuk membesarkan Partai Golkar. Namun demikian dalam perbedaan pendapat tersebut, Ridwan tak pernah membawanya dalam konteks permusuhan keluarga.

 

Dia menyebutkan, sejak Ridwan bertarung di kursi bupati periode pertama, justru tantangan yang muncul adalah dari keluarganya istrinya sendiri. Contohnya, pada pertarungan pertama dia berlawanan dengan Lasjkar Koedoes yang didukung Kaimoeddin, demikian pula pada periode kedua, dia kembali diperhadapkan dengan Lasjkar Koedoes.

 

Saat pertarungan periode kedua, La Nika mendapat cerita dari Ridwan, bahwa saat itu Ridwan sempat bertanya pada jajaran keluarga istrinya kenapa dia harus diperhadapkan lagi dengan Pak Lasjkar, padahal dirinya sudah menjadi bagian dari keluarga. Namun Ridwan mendapatkan jawaban bahwa yang maju bertarung bukanlah Nurlaila (istrinya --red), tapi dirinya.

 

Perbedaan sikap politik tersebut, kata La Nika, bukan menjadikan Ridwan memusuhi keluarga istrinya, tetapi dia tetap bersikap proporsional. "Dari dulu kan yang selalu menganiaya Ridwan itu, justru dari keluarga istrinya sendiri, tapi Ridwan tak pernah menanggapinya  dengan permusuhan. Mungkin bagi pejabat lain kalau sudah dimaki di luar kewajaran, itu sudah tindakan hukum, tapi Ridwan tak pernah melakukannya. Dia tak pernah mengecilkan Kaimoeddin, ataupun tokoh-tokoh lainnya, bahkan dia sangat menghargai tokoh-tokoh tersebut," kata La Nika.

 

Sikap proporsional tersebut, tambah Nika, ditunjukan  dalam rekruitmen pejabat dari kalangan keluarga istrinya. Dengan berpedoman kepada kapasitas dan kapabilitas, kata Nika, Ridwan mengangkat sejumlah pejabat dari keluarganya istrinya, seperti La Ode Ali Basa, dan Ny Hj wa Ode Zaenab Hibbi tetap dipertahankan menjadi Ketua DPRD.

 

Mengenai penggantian dr La Ode Baharuddin M Kes yang kemudian banyak dipersoalkan, anggota DPRD Sultra ini menjelaskan, dia diganti karena setelah menunjukan sikap perlawanan terhadap bupati. "Sederhana saja cara pandangnya, bisakah dalam pemerintahan seorang Kadis tidak sejalan dengan bupati," katanya.

 

La Nika menegaskan, sebagian elit di Muna masih ada yang belum memahami fatsoem politik Ridwan, sehingga mereka cenderung melontarkan komentar secara emosional tanpa dilandasi fakta-fakta yang benar.LEX
Print Kirimkan ke e-mail

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.7 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
Logo Headline Picture
Ribuan Hektar Sawah di Bombana Siap Panen
Wednesday, 14 July 2010
Ketgam: Ribuan hektar sawah khususnya disekitar kawasan pertambangan emas di daerah yang sebentar... Read more...
Grand Desain Daerah Telah Selesai
Friday, 30 July 2010
Grand Desain Daerah Telah Selesai Jakarta, Kepres - Menteri Dalam Negeri Gamawan Faudzi mengatakan... Read more...
Wamenhub Resmikan Bandara Saniba
Monday, 28 June 2010
 Ketgam: Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat menandatangani prasasti peresmian... Read more...
Jadwal Pemungutan Suara Ulang Diprotes
Thursday, 24 June 2010
 Ketgam: Empat pasangan cabup/cawabup Pilkada Konsel kembali akan bersaing. DOK/KEPRES ... Read more...
Dua Guru Besar Unhalu Dikukuhkan
Tuesday, 22 June 2010
 Ketgam: Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS  mengukuhkan dua  guru besar... Read more...
Statistik
We have 27 guests online
Total 4626433 Visitors
Andys Beli Domain iklan
Comment
Sjafei Tekankan Penggunaaan Bahasa Wolio
Sjafei tekankan penggunaan Bahasa-Wolio ?.Ide yang sangat cemerlang dalam melestarikan Bahasa...
29/07/10 18:37 Lainnya
By Laode Syaiful Halim

STMIK Bina Bangsa Menerima Mahasiswa Pasca Sarjana
selamat ya... atas terakreditasinya STMIK Bina Bangsa pada program studi Sistem Informasi dan...
28/07/10 00:07 Lainnya
By DARMAYANTI

STMIK Bina Bangsa Menerima Mahasiswa Pasca Sarjana
ni kampus gak jelas!!! sumpah saya nyesal kuliahan di STIMIK BINA BANGSA KENDARI!!! udah berapa...
24/07/10 20:14 Lainnya
By yanty

arsip
maniabola
article thumbnailBangkitkan Kejayaan GASKO

Thursday, 03 June 2010 | Redaktur

KETGAM : Foto bersama tim Pemkab Kolaka dan tim camat se Kabupaten Kolaka sebelum laga...
Selengkapnya...

Logo Sultra
article thumbnailRibuan Pelamar Kerja Antri di Polres Kolaka

Friday, 23 July 2010 | Redaktur

Ketgam : Ribuan pelamar kerja calon karyawan Antam, memadati loket pengurusan SKCK di Mapolres...
Selengkapnya...

Lainnya :
Logo Bau - Bau
article thumbnailFPPM III Dinilai Berhasil

Friday, 23 July 2010 | Said Idu

Ketgam: Pelabuhan Murhum merupakan salah satu pintu masuk di Kota Baubau. Tampak kesibukan di...
Selengkapnya...

Lainnya :
Logo Bau - Bau
article thumbnailPameran Foto RPK Disambut Antusias Masyarakat

Tuesday, 27 July 2010 | Hendri Nasaruddin

Ketgam ; Salah satu pengunjung pameran foto Release Photography Kendari (RPK), Jumat (23/7),...
Selengkapnya...

Lainnya :
Logo Pendidikan
article thumbnailMahasiswa S2 Unhalu Studi Pustaka di Unair dan Brawijaya

Monday, 12 July 2010 | Hendri Nasaruddin

Ketgam : Tampak rombongan mahasiswa S2 Magister Manajemen (MM) Fakultas  Ekonomi, Unhalu...
Selengkapnya...

Lainnya :
Logo Politik
article thumbnailBawa Energi Perubahan dan Kesejahteraan Muna

Tuesday, 18 May 2010 | Redaktur

Ketgam: La Pili SPd. Lina/Kepres   Bawa Energi Perubahan dan Kesejahteraan Muna ...
Selengkapnya...

Lainnya :
Logo Olahraga
article thumbnailJuara di Popda, Baru Ikut Popwil

Friday, 23 July 2010 | Makmur Abdullah

KETGAM : PPLP Sultra menempah kemampuan atlet melalui ajang tryout.   Juara di Popda,...
Selengkapnya...

Lainnya :

 

2006 Hak Cipta oleh Kendari Ekspres Online
Dilarang menyalin atau mengutip seluruh atau sebagian isi berita tanpa ijin tertulis dari SKH.Kendari Ekspres

Copyright © rumahgudang.prod . Site powered By Limbo CMS