| Written by Redaktur, on 09-02-2010 12:43 |
|
|
Dari Kunjungan DPRD Buton Di Batam Laporan : Muallamun Gafur Membandingkan Batam dengan Buton,Kabupaten Buton memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah, tapi kemajuannya Pembangunannya masih lambat. Sementara Kota Batam, Provinsi Kepuluan Riau (Kepri) yang miskin SDA tapi pembangunannya jauh lebih maju dari Buton. Kondisi ini menjadi acuan bagi DPRD Kabupaten Buton lalu merumuskan program kerja dengan melakukan kajian antar daerah ke kota Batam. Meninggalkan daerahnya kabupaten Buton sejak Sabtu 5 Februari 2010 lalu, DPRD Buton dengn jumlah anggota 30 orang, tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu sore sekitar pukul 16.20.dipimpin langsung Ketua DPRD Butn, LM Yamin BSc. Menginap di Hotel Utama Nagoya, keesokan harinya, Senin sekitar pukul 09.00 waktu setempat diterima oleh DPRD dan pemerintah Kota Batam. Anggota DPRD Buton dalam kajiannya kali ini juga mengikut sertaan SKPD terkait yakni Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton, La Ode Hjaruddin, MSi, Kepala Dinas Pendapatan Buton , Rahim Udu, SE, MSi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Buton Drs La Ode Mustari, MSi. Rombongan Anggota DPRD Yang melakukan kajian dibagi atas tiga kelompokkajian. Kelompok 1 mengkaji tentang Kebijakn Pemda Batam atas pengelolaan Kepelabuhanan, Kelompok 2 tentang pengelolaan kepariwsataan da n pengeolaan sumber-sumber pendapatan daerah . Kelompok 3 melakukan kajian atas kebijakan pemda Batam atas pengelolaan ketenaga kerjaan. Diterima di ruang rapat Komisi, kantor DPRD Batam, rombongan DPRD Buton diperkenalkan satu persatu oleh ketua DPRD Buton LM Yamin. Berikut giliran Ketua DPRD Batam, H Surya Sardi, ST memperkenalkan anggotanya terutama yang mendampngi dari komisi I, komisi 2 dan komisi 3 serta kepala –kepala SKPD yang mendampingi ktua, Kepala Kantor Kepelabuhanan Btam, Kepala DinasPerhubungan, Kepala Dinas Pariwisata serta Kepala Dinas Pendapatan Batam. **********
Users' Comments (0)
|
|
|