Home - Buku Tamu - Iklan - Arsip

Logo headerkepres
R u b r i k arrow Halaman Depan arrow DPRD Bantah Tolak Kedatangan Presiden Friday, 30 July 2010
Polling
Alasan 66% vote (25-Nop-09) memilih, agar Indonesia menerapkan Syariah Islam, karena ?
 
Login ke e-mail
Username
Password
Update Terakhir
Iklan AS
DPRD Bantah Tolak Kedatangan Presiden PDF Print E-mail
 
Written by Redaktur, on 09-02-2010 12:45
Views 197

DPRD Bantah Tolak Kedatangan Presiden

* Endang : Tak Ada Anggota Dewan Tolak Kedatangan Presiden ke Sultra
Kendari, Kepres -
Muh Endang SA SSos, Wakil Ketua DPRD Sultra mengatakan, DPRD Sultra secara kelembagaan tidak pernah menolak kedatangan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yodoyono yang akan berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka peresmian pasar tradisional di Kecamatan Mowila, Konawe Selatan.

Ia mengungkapkan, jika ada anggota dewan ataupun unsur pimpinan DPRD Sultra mengatasnamakan lembaga DPRD Sultra tentang penolakan itu, maka hanya pendapat pribadi saja.

 

"Tidak ada anggota dewan yang menolak kedatangan presiden ke Sulawesi Tenggara. Kalau ada, itu hanya oknum dan atas nama pribadi, bukan atas nama lembaga," ungkapnya.

 

Dewan katanya punya mekanisme, ada aturan main di dalamnya. Jika muncul berita bahwa dewan menolak maka ini tidak benar.

 

"Informasi ini harus diluruskan. Jika mengeluarkan sebuah kebijakan atau keputusan, unsur pimpinan maupun anggota maka harus melalui mekanisme. Di DPRD ada paripurna. Disinilah keputusan itu lahir. Tetapi jika ada oknum sudah mengatasnamakan dewan tanpa paripurna, ini sudah salah," jelas Endang.

 

Endang merasa heran dengan penolakan kedatangan presiden di Sulawesi Tenggara. Menurutnya aksi penolakan itu, sah-sah saja dilakukan, dan masih wajar. "Tetapi yang datang ini kan Presiden Indonesia. Presiden kita sendiri. Kenapa harus menolaknya. Apa salahnya jika presiden berkunjung ke Sultra. Daerah ini kan masih bagian dari NKRI," kata Endang.

 

Dalam memutuskan sesuatu, dewan punya rambu. Paripurna adalah keputusan tertinggi. Jika memutuskan sesuatu karena desakan sekelompok massa, maka menurut Endang ini adalah keputusan pribadi, bukan atas nama lembaga.

 

Sementara itu, informasi yang dihimpun Kendari Ekspres, jadwal kedatangan SBY ke Sulawesi Tenggara untuk meresmikan pasar tradisional di Kecamatan Mowila Konawe Selatan, belum ada kabar terbaru. Gubernur Sultra H Nur Alam dikabarkan masih terus melakukan kontak dengan orang-orang di lingkaran presiden. Kabarnya, Presiden sedang sibuk menyiapkan penyambutan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barak Obama yang akan berkunjung ke Indonesia Maret 2010 mendatang. CR3/B/HEN


Print Kirimkan ke e-mail

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.7 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >

 

2006 Hak Cipta oleh Kendari Ekspres Online
Dilarang menyalin atau mengutip seluruh atau sebagian isi berita tanpa ijin tertulis dari SKH.Kendari Ekspres

Copyright © rumahgudang.prod . Site powered By Limbo CMS