| Written by Redaktur, on 10-03-2010 14:25 |
|
|
Mahasiswa STAIN Tolak Kedatangan Obama KENDARI, KEPRES – Puluhan mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, yang membawa bendera lembaga dakwa kampus, berunjuk rasa di kampusnya, kemarin. Mereka menolak rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Husein Obama ke Indonesia pada tanggal 20-22 Maret mendatang. Menyusul dugaan tindakan brutal negara adi kuasa tersebut di sejumlah negara muslim. Seperti Irak, Afghanistan dan di perbatasan Pakistan-Afghanistan. “Tolak Obama. Pemipin negara penjajah,” seru Awaluddin, koordinator lapangan, dalam orasinya. “Obama hanya akan mencengkram Indonesia. Melalui ekspansi usaha-usahanya di Indonesia,” teriak Arsan, orator lainnya. Mereka menduga, kunjungan Obama ke Indonesia untuk mengokohkan kepentingan politik dan ekonomi. Terkait kekayaan alam yang dimiliki negeri ini. Khususnya energi dan pasar yang sangat berpotensi untuk produk Amerika Serikat. Riwayat hidup Obama yang pernah tinggal di Indonesia dan ada nenek moyangnya beragama islam, tidak dapat dijadikan dasar mengistimewakan dirinya. Namun, saat ini selama menjadi presiden. “Obama tidak ada beda dengan Bush. Obama justru layak ditolak dan diusir dari bumi kaum muslimin”!. Pantauan wartawan koran ini, aksi berlangsung tertib dan damai di bundaran plataran kampus STAIN Kendari. Mereka mengibarakan spanduk bertuliskan “Tolaka Obama”. Demonstran berorasi secara bergantian dari pagi hari hingga siang hari di bawah teriknya panas matahari. CUK/HEN
Users' Comments (5)
|
|
|