| Written by Redaktur, on 06-04-2010 10:21 |
|
|
Sulawesi Tenggara Aman Anthraks KENDARI, KEPRES – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara, Ir Mansur MTp mengatakan, Sulawesi Tenggara aman dari penyakit anthraks. Menyusul belum ditemukannya lagi kasus penyakit sapi tersebut. “Tapi, kita tetap melakukan pengawasan. Kususnya di Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe,” kata Mansur, kemarin. Pengawasan difokuskan pada kedua wilayah tersebut, menyusul pernah ditemukannya jenis penyakit tersebut. Persisnya 15 tahun yang lalu. Bahkan dinyatakan sebagai daerah endemik anthraks. Pengawasan dilakukan berupa pemberian vaksin secara rutin terhadap sapi-sapi, bukan hanya di kedua wilayah itu, namun seluruh Sulawesi Tenggara. Soal keluar masuknya, perdagangan sapi maupun daging sapi, Mansur mengatakan, lebih banyak yang ke dari luar Sulawesi Tenggara. Bukan mendatangkan dari luar daerah atau propinsi lainnya. Apabila ada, pengawasan ketat dilakukan pihak karantina hewan. “Perdagangan yang resmi, tak akan luput dari karantina, karena ada petugas di pelabuhan dan bandara, kecuali yang ilegal,” kata Mansur. Namun, imbuh Mansur, hingga saat ini petugas karantina belum menemukan jenis penyakit itu. Demikian juga dengan penyuluh pertanian belum melaporkan adanya penyakit yang berbahaya tersebut. Buktinya belum ada laporan masuk ke dinas pertanian dan peternakan. “Jenis penyakit lain juga belum kami dapatkan, baik pada hewan maupun tumbuhan atau tanaman,” kata Mansur. CUK/HEN
Users' Comments (0)
|
|
|