| Written by Redaktur, on 18-06-2010 09:08 |
|
|
In Memoriam Sutan H Sosok Pimpinan yang Ramah LAPORAN: LINA KEPRES Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun. Meninggalnya Ketua DPRD Sultra, drg Sutan Harahap MM, Kamis (17/6) pukul 11.00 Wita, tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi isteri, anak dan keluarga yang ditinggalkan. Bagaimana tidak, Almarhum Kamis (17/6) pagi masih terlihat sehat di kediamannya di Jalan Dr Sam Ratulangi No 105, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Bahkan Almarhum yang dilahirkan di Ujungpandang, 22 Juli 1965 ini masih sempat menerima tamu dan memesan makanan kesukaannya, tempe, ikan goreng serta sayur bening. Oleh rekan-rekan kerjanya di DPRD Sultra, Bang Ucok, sapaan akrab aktivis berlambang pohon beringin ini terkenal sebagai sosok pemimpin ramah, pandai menjaga tutur kata dan selalu fokus dalam bekerja. Dengan mata sembab, Anggota Komisi I DPRD Sultra, Nirna Lachmuddin mengatakan, terakhir kali bertemu Almarhum, Rabu (16/6), saat memimpin Rapat Internal di DPRD. "Tadi (Kamis, 17/6) sejumlah anggota DPRD masih di perjalanan menuju Konut, namun tiba-tiba dikabari bahwa Bapak (Alm. Sutan) telah meninggal di RSUD Provinsi. Langsung saja perjalanan dibatalkan dan kami langung menuju ke sini (Rumah Duka)," ucapnya saat ditemui media ini tengah melayat di rumah duka. Ketua Komisi III DPRD Sultra, Rahmawati Badallah, juga mengungkapkan rasa kehilangan sosok yang dikenalnya cerdas dan santun serta tahu menjaga tutur kata tersebut. Pengalaman tak terlupakan tutur Rachmawati, saat terjadi demo yang cukup ricuh di Sekretariat DPRD. "Saya bersama bapak di dalam (Ruang Kantor DPRD). Karena pintu terus digedor-gedor demonstran dan memanjat pintu rungan mengintip isi ruangan. Bapak langsung masuk ke kamar mandi, sedang saya masih di dalam ruangan," kenangnya. Beberapa staf anggota DPRD seperti Ria Anna Yunus SSos, mengakui almarhum terkenal rajin bahkan menyelesaikan pekerjaan hingga Maghrib di kantor. "Jam 5 sore pun, Bapak masih mau menerima tamu di kantor. Ia pandai meluruskan masalah serta pandai menempatkan diri dalam urusan dinas maupun pribadi," tandasnya. Anggota DPRD Sultra, Mudin Musa, juga mengatakan Fraksi Partai Golkar merasa sangat kehilangan pribadi yang tekun dan pekerja keras seperti Bang Ucok. "Sukar mencari orang seperti dia," singkatnya. Almarhum rencananya akan dimakamkan Jumat (18/6) hari ini di pekuburan keluarga di Kemaraya (Kota Kendari), menunggu kepulangan kedua orang anaknya yang sedang berada di Malaysia. Almarhum diduga terkena serangan jantung. Sutan H meninggalkan seorang istri, Waddih Rahmah Majema Yunus dan 3 orang putra putri: Tiur, Tenry dan Tafil. ***
Users' Comments (0)
|
|
|