LSM Jarak Sultra Minta Pelaku Teror Kejahatan Jalanan Remaja Di Kendari Segera Diungkap

146
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – Terkait maraknya teror kejahatan jalanan yang menghatui masyarakat Kota Kendari. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (LSM JARAK Sultra) Yunus Mbatono, meminta tegas supaya pihak Kapolresta Kendari dan Polda Sultra untuk secepatnya mengungkap pelaku peristiwa kejahatan jalanan yang menimpa warga Kendari beberapa hari terakhir ini.

Lanjut Yunus mengatakan bahwa tidak kondusifnya kondisi Kota Kendari di malam hari, merupakan tolak ukur buat karier dan prestasi Pak Kapolresta Kendari Kombes Pol Eka Faturrahman dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga Kota Kendari.

“Hal ini sebagai tanggungjawab Kapolresta Kendari (Kombes Pol Eka Faturrahman,red) dalam menjaga kamtibmas di Kota Kendari saat ini. Kami memberi dukungan penuh terhadap kepolisian untuk melakukan tindakan penegakan hukum yang tegas terukur  guna mencegah secara komprohensif agar tidak terjadi lagi kejadian-kejadian teror dan memakan korban yang dapat membuat resah masyarakat Kota Kendari dalam beraktifitas,”kata Yunus, saat ditemui awak media, Senin (16/5/2022)

Yunus berharap Polresta Kendari secepatnya mengungkap para pelaku teror tersebut dan di hukum sesuai dengan undang undang yang berlaku.

“Kami berharap Kepolisian segera memberikan jaminan keamanan bagi semua masyarakat dan memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat kota kendari dalam berkatifitas,”tukasnya.

Seperti diketahui, teror pembusuran belakangan ini lagi marak di wilayah hukum Polresta Kendari, dan menghantui masyarakat Kendari tiga bulan terakhir ini.

Beberapa diantaranya yakni pembusuran oleh orang tak dikenal (OTK) yang terjadi di Jalan Saranani, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sultra pada Minggu (13/3/2022).

Insiden penganiayaan tersebut menyebabkan korban AE (23) mengalami luka robek di bagian kepala, pinggang kiri, serta luka robek pada bagian punggung.

Kemudian, kasus pembusuran misterius di kawasan Kendari Beach (Kebi),kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (22/3/2022).

Dalam peristiwa pembusuran tersebut, seorang pria bernama Ilyas (29) terpaksa dilarikan ke RS Santa Anna Kendari setelah busur tertancap di leher belakangnya.

-IKLAN-

Selanjutnya, pembusuran misterius oleh OTK di tempat pencucian motor dengan menggunakan busur di kawasan Kambu, Anduonohu, Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Rabu (23/3/2022).

Kemudian terjadi lagi pembusuran oleh OTK di Apotek Puuwatu Farma, di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sultra, diserang sekelompok pemuda pada Sabtu (19/3/2022) sekira pukul 22.00 Wita.

Akibat penyerangan itu, kulkas, etalase obat, pipa hingga wastafel apotek dirusak sejumlah pemuda dengan menggunakan busur, parang, dan batu.

Setelah itu, Seorang pemuda berinisial A (17) menjadi korban pembusuran OTK di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kejadian ini terjadi di Jalan Garuda, Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (10/5/2022) sekira pukul 13.00 Wita.

Akibat insiden pembusuran tersebut korban, warga Kelurahan Benuanirae, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini harus dilarikan ke rumah sakit.

Menyikapi situasi kamtibmas tersebut Kapolresta Kendari, Kombes. Pol Eka Fathurrahman, mengimbau kepada masyarakat Kota Kendari, untuk tetap tenang dan jangan resah.

Saat ini Polresta Kendari tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan, guna mengungkap para pelaku tindak criminal oleh OTK tersebut, apakah kejahatan ini terorganisir atau hanya merupakan kenakalan remaja.

“Saya imbau masyarakat Kota Kendari, tetap tenang, jangan resah dan panik, kami masih melakukan upaya penyelidikan, untuk mengungkap para pelaku,”Kata Kapolresta Kendari, Rabu (11/5/2022).

Kombes Pol Eka mengatakan pihaknya telah melakukan upaya pencegahan, dengan patroli bersama Direktrorat Shabara dan Brimob Polda Sultra, menyisir wilayah – wilayah yang di anggap rawan tindak kriminal, seperti pembusuran dan begal.

“Sejauh ini, pihak Polresta Kendari, sudah mengungkap beberapa kasus tindak kriminal seperti pembusuran dan begal serta menangkap para pelaku dengan menyita beberapa barang bukti, seperti busur dan katapelnya, dan sebagian dari para pelaku itu masih di bawah umur,”ujar Eka.

“Untuk itu, masyarakat Kota Kendari diharapkan tenang dan tetap melaksanakan aktifitas seperti biasa, karena pihak kepolisian akan senantiasa memberikan pelayanan, perlindungan dari berbagai tindak kejahatan  Kami juga akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang merugikan masyarakat,” tukasnya. (red)

Komentar Pembaca