2 Atlet Dayung Asal Sultra Sumbang Medali Emas Dan Perak di SEA Games Vietnam

242
Dengarkan Versi Suara

VIETNAM – Indonesia berhasil menambah raihan medali emas di SEA Games 2021 (SEA Games 2022). Tambahan medali emas itu diperoleh dari cabang olahraga dayung.

Dua atlet dayung asal Sultra yang bertanding di kategori tersebut berhasil menyumbangkan medali emas. Mereka yakni Sufiyanto berhasil menyumbang medali emas untuk Indonesia, sedangkan Dayuming berhasil mendapatkan medali perak di ajang Asia Games Vietnam 2021 pada cabang olah raga Dayung, pada (21 April 2022).

Ketua Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Saleh, berada di Vietnam untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding.

ARS juga merekam suasana venue cabor dayung di Hanoi, Vietnam. Ia ditemani sejumlah pengurus PODSI Sultra.

-IKLAN-

Ia mengatakan, dirinya bersama tim PODSI Sultra berada di Vietnam untuk memberikan support pada seluruh atlet dayung Indonesia, khususnya asal Sultra yang berjuang meraih medali.
“Saya bangga karena Sufiyan dan Dayuming hari ini meraih medali emas untuk Indonesia. Kami berada di sini (Vietnam) untuk memberikan dukungan moril dan support kepada setiap atlet dayung khususnya asal Sultra,” ucapnya.

Ketua DPRD Sultra ini mengungkapkan, ada lima atlet asal Sultra yang memperkuat tim dayung Indonesia di SEA Games 2021 Hanoi Vietnam. Kelima atlet tersebut, kata Abdurrahman Shaleh, sudah menyumbangkan medali emas dan perak untuk Indonesia.

“Dengan prestasi mereka, sampai hari ini lima atlet kita sudah menyumbang dua medali emas dan lima perak,” ujarnya.

ARS bilang, prestasi atlet asal Sultra berjaya di event olahraga internasional, maka pihaknya berharap capaian tersebut bisa menjadi pelecut atlet muda lainnya untuk berprestasi.

“Saya melihat ini sebagai momentum yang baik memajukan olahraga dayung di Sulawesi Tenggara dan Indonesia,” kata ARS.

Saat ini Indonesia berada pada peringkat ke-4 (empat) dengan perolehan 42 emas, 61 perak, 56 perunggu dalam ajang Sea Games di Vietnam. (red)

Komentar Pembaca