Kabar Baik Bagi UMKM, Google Sediakan Pinjaman Rp 29,3 Miliar untuk UMKM Indonesia

123
Dengarkan Versi Suara

KENDARIEKSPRES.COM – Google mengumumkan mitra keuangan mikro baru guna menyalurkan pinjaman US$ 2 juta atau sekitar Rp 29,3 miliar untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di berbagai wilayah yang kurang terlayani di Indonesia. Mitra yang dimaksud yakni Nusa Ummat Sejahtera (NUS). “Kami berkomitmen untuk terus mendukung UKM, pencari kerja, dan pelajar Indonesia guna meningkatkan partisipasi mereka dalam ekonomi digital, serta mempercepat pemulihan ekonomi,” kata Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf dalam keterangan pers, Selasa (24/5).

Melansir dari Katadata.com, Program Itu merupakan bagian dari Dana Ketahanan Usaha Kecil yang diluncurkan pada 2020 bersama Kiva. Kiva adalah organisasi non-profit yang memungkinkan orang meminjamkan uang lewat internet, dengan sasaran pengusaha mikro dan pelajar di lebih dari 80 negara.

Total modal pinjaman yang dialokasikan untuk UKM Indonesia yakni US$ 10 juta. Pada tahap kedua, nilai yang disalurkan US$ 2 juta.


Dana tersebut akan disalurkan melalui mitra keuangan mikro Nusa Ummat Sejahtera. Koperasi yang berbasis di Semarang ini melayani lebih dari 70 ribu usaha mikro dan kecil di pulau Jawa, dengan nilai pinjaman rata-rata sekitar US$ 1.000 atau Rp 14,6 juta. “Kami sangat senang mendapatkan kesempatan untuk bermitra dengan Google dan Kiva,” ujar Direktur Utama dan Ketua Pengurus di KSPPS Nusa Ummat Sejahtera Muhtarom.


“Kami berharap, kerja sama ini dapat terus berjalan sehingga membuka peluang lebih besar guna mengoptimalkan potensi UMKM di Indonesia, baik dengan bantuan dana maupun pelatihan secara profesional,” tambah dia.

-IKLAN-


Google memproyeksikan potensi ekonomi digital Indonesia tumbuh menjadi US$ 140 miliar pada 2025. Proyeksi ini bisa dicapai jika Nusantara bisa memanfaatkan ruang digital dan menghindari penyalahgunaan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

“Google mempunyai atensi yang cukup tinggi karena perkembangan digital ekonomi Indonesia selama Covid-19 bertumbuh positif. Tahun lalu, ekonomi digital menjadi double digit dan kuartal I ini tumbuh 7%,” kata Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam siaran pers.

Pengembangan ekonomi digital menjadi salah satu strategi utama Indonesia dalam transformasi ekonomi. Selain itu, menjadi salah satu sektor yang diyakini bisa mempercepat pemulihan ekonomi setelah dilanda pandemi virus corona. “Dengan memperluas jaringan infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia, maka peluang ekonomi digital semakin bermanfaat,” kata Johnny.


Ia pun bertemu dengan Presiden Google Asia Pasifik Scott Beaumont dalam acara World Economy Forum di Davos, Swiss. Pertemuan ini menindaklanjuti kerja sama dalam ekosistem digital.

Kerja sama yang sudah dilakukan antara pemerintah Indonesia dengan Google antara lain:

Pengembangan sumber daya manusia

Pemanfaatan sistem digital

Penanggulangan berita hoaks. (katadata.com)


Komentar Pembaca