15  Gubernur Diganjar Penghargaan dari Kemnaker sebagai Pembina K3 Terbaik

76
Dengarkan Versi Suara

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menganugerahkan penghargaan kepada 15 gubernur sebagai pembina keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terbaik di Indonesia.

Adapun 15 gubernur yang berhasil mendapat penghargaan Pembina K3 Terbaik 2022, yaitu Gubernur Jawa Timur, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Riau, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Jambi, Gubernur Sulawesi Tenggara, dan Gubernur DIY

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada gubernur yang telah berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing maupun kepada perusahaan yang memperoleh penghargaan K3,” kata Menaker Ida Fauziyah pada acara Penganugerahan Penghargaan K3 2022 di Jakarta, Selasa (24/5).

-IKLAN-

Kata dia, penganugerahan penghargaan K3 tahun ini juga mencakup kategori Sistem Manajemen K3 (SMK3), penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja, dan penghargaan program pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di tempat kerja.

Ida menegaskan pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk terus mengkampanyekan K3. Salah satunya dengan memberikan apresiasi, berupa pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berhasil menerapkan K3. “Tidak kalah penting penghargaan kepada gubernur selaku pembina K3,” terangnya.

Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut terbukti efektif memotivasi stakeholders untuk menerapkan K3 dengan baik. Hal ini terlihat dari perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil pada 2021 sebanyak 1.268 perusahaan, dan tahun ini sebanyak 1.742 perusahaan atau terjadi peningkatan sebesar 37,4 persen.

Perusahaan yang menerapkan SMK3 juga meningkat, yaitu tahun tercatat sebanyak 1.616 perusahaan mendapatkan sertifikat K3, dan meningkat sebesar 24 persen menjadi 2.004 perusahaan pada 2022

Kenaikan juga terjadi pada jumlah perusahaan yang mendapatkan penghargaan program P2HIV-AIDS. Di 2021, ada sebanyak 91 perusahaan meraih penghargaan untuk kategori tersebut, sedangkan tahun ini ada 343 perusahaan atau meningkat sebesar 79,6 persen. Menaker Ida menambahkan pada penghargaan K3 tahun ini pihaknya juga memberikan perhatian kepada perusahaan yang berhasil mencegah dan menanggulangi Covid-19.

Apresiasi diberikan melalui penghargaan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 (P2 COVID-19). Berdasarkan hasil penilaian, sebanyak 916 perusahaan yang dinyatakan layak mendapat penghargaan P2 COVID-19. Jumlah ini meningkatkan dibanding tahun lalu.

“Kami berharap agar pencapaian penghargaan K3 ini dapat memotivasi pimpinan perusahaan lain mempertahankan kinerja K3, karena K3 merupakan investasi dan untuk menjaga keberlangsungan usaha, serta mencapai produktivitas perusahaan,” ujarnya. (JPNN)


Komentar Pembaca