Pencuri Motor Tembaki Korban yang Meneriakinya Maling

106

KENDARIEKSPRES.COM – Pelaku pencurian motor nekat melepaskan tembakan ke arah warga yang memergoki tindakannya. 

Beruntung, tembakan itu hanya mengenai bangunan toko. Kini, polisi sedang memburu pelaku tersebut. 

Peristiwa itu terjadi di depan toko penjualan rokok elektrik di Jalan Raya Industri Cikarang Cibarusah, RT 07 RW 01, Desa Suka Resmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (10/6/2022) malam.

Pelaku pencurian yang terekam kamera CCTV toko sebanyak dua orang. 

Insiden tersebut berawal saat korban yang merupakan pelanggan di toko rokok electrik melihat lampu motor miliknya menyala. 

Korban mencoba melihat keluar. Ternyata, seorang pelaku sudah siap membawa lari motor miliknya.

Melihat motornya hendak dicuri, korban berteriak. “Maling…Maling,” teriak korban. 

Dua pelaku pun panik. Seorang pelaku terlihat berada di atas motor. Sedangkan satu yang mencuri motor korban. 

Sejurus kemudian, pelaku melempar motor korban dan langsung menembakkan senjata api sebanyak dua kali.

-IKLAN-

“Saya dengar adasuara kayak petasan dua kali, Saya lihat memang motor korban udah rusak kunci kontaknya. Posisi mesin juga menyala. Korban bilang ditembaki pelaku pencurian motor,” kata Tomi pemilik ruko rokok electrik tersebut.

Dari rekaman kamera CCTV, dua pelaku sama-sama  mengeluarkan senjata api dan menembak korban yang memergoki aksinya.

“Korban selamat karena ada tembok tiang bangunan ruko ini. Habis itu pelaku lari pakai motor ke arah Serang Baru,” tuturnya.

Kasus ini ditangani Polsek Cikarang Selatan dan Polres Metro Bekasi. Sebuah proyektil peluru yang ditemukan di lokasi menjadi barang bukti terjadinya peristiwa tersebut.

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriadi mengatakan pihaknya telah mendatangi TKP untuk mencari petunjuk.

“Kami juga mengumpulkan keterangan para saksi dan bukti di lokasi kejadian,” kata Deddy.

Meski begitu, sampai saat ini korban belum membuat laporan polisi dan belum bisa dihubungi. 

“Korban sampai saat ini masih belum bisa dimintai keterangan karena masih belum bisa dihubungi,” imbuhnya.

Deddy memastikan anggotanya sedang bergerak mengumpulkan data dan barang bukti serta memeriksa seluruh CCTV yang berada di sekitar kejadian tersebut. (Fin.co.id)

Komentar Pembaca