Andi Sulolipu Tegaskan Tidak Pernah Berhenti Perjuangkan Hak Pedagang Pasar Basah Mandonga

150
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – Anggota DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu, mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama dengan PT Kurnia Sulawesi Karyatama, selaku pengelola Pasar Basah Mandonga. Sebab, kontrak kerjasama dengan perusahaan yang dipimpin Ibu Lilis itu akan selesai 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Politisi PDIP Kota Kendari saat bersilaturahmi dan berdialog bersama pedagang di Pasar Basah Mandonga Kendari, Minggu (12/6/2022).

Andi Sulolipu menegaskan bahwa PT Kurnia Sulawesi Karyatama telah berbuat Zalim karena selama ini tidak memerhatikan hak para pedagang di Pasar Basah Mandonga. Bahkan dalam RDP beberapa waktu lalu Direktur PT Kurnia Sulawesi Karyatama masih tidak mengindahkan pertemuan tersebut.

-IKLAN-

“Bahkan dalam RDP kali ini Direktur PT Kurnia masih tidak mengindahkan pertemuan tersebut dan melepas tanggungjawab kemana-mana. Saya sudah mendesak Ketua DPRD untuk membentuk Pansus untuk pedagang pasar basah yang sudah bertahun-tahun teraniaya disini,”ucapnya

Andi Sulolipu mengatakan meskipun dirinya bukan lagi Ketua Komisi di DPRD Kendari, namun sampai hari ini dirinya tetap tidak pernah berhenti memperjuangkan hak-hak pedagang di Pasar Basah Mandonga.

Menurut Andi Sulolipu, PT Kurnia Sulawesi Karyatama merupakan perusahaan yang sangat kuat di Kota Kendari dan selalu merasa dirinya paling kebal hukum.

“ Insyaallah saya bersama Pak Razak dan Arwin akan membawa komitmen para pedagang disini untuk bagaimana bisa menjelaskan kepada pemerintah kota bahwa perpanjangan kontrak itu tidak bisa dilanjutkan buat PT Kurnia,”tegasnya.
Heri Iskandar salah satu pedagang di Pasar Basah Mandonga mengatakan, para pedagang di Pasar Basah Mandonga sudah tak nyaman lagi berdagang dibawah kepengelolaan PT Kurnia Sulawesi Karyatama, dirinya dan sejumlah di Pasar Basah Mandonga berharap, tidak ada lagi perpanjangan kontrak antara Pemkot dengan PT Kurnia Sulawesi Karyatama.

“Selama 20 Tahun pasar basah dikelola PT Kurnia Sulawesi Karyatama, tidak ada pembenahan. Kami para pedagang maunya Pasar Basah Mandongan dikelola oleh Pemerintah Kota Kendari,”katanya.

Turut hadir dalam dialog tersebut, Ketua BPW KKSS Sultra Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka, Anggota DPRD Kendari Abdul Razak, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Arwin dan sejumlah pengurus BPW KKSS Sultra. (red)

Komentar Pembaca