Ada 390 Janda dan Duda Baru di Kota Kendari pada Januari – Juni 2022

62
Dengarkan Versi Suara

Kendari – Pengadilan Agama (PA) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 390 janda dan duda baru pada Januari – Juni 2022.

Panitera Muda Hukum PA Kendari, Abdul Mukti mengatakan pengajuan perceraian di PA Kota Kendari, mencapai 505 kasus pada Januari – Juni 2022. Dari 505 pengajuan itu, sebanyak 390 gugatan cerai telah dikabulkan, sedangkan 115 sisanya ditolak dan dicabut.

“Dari 505 kasus yang kami tangani saat ini, sudah ada 390 gugatan yang kami kabulkan. Sisanya 115 gugatan kami tolak karena ada beberapa berkas gugatannya tidak kuat, dan ada beberapa yang mencabut gugatannya karena rujuk kembali setelah kami mediasi,” ujar Abdul Mukti, Senin (11/7/2022).

-IKLAN-

Abdul Mukti mengungkapkan, dari ratusan kasus itu, pengajuan perceraian paling banyak datang dari pihak istri (cerai gugat) yakni 372 ajuan. Sedangkan dari pihak suami (cerai talak) 133 ajuan.

Penyebab perceraian pun karena beberapa faktor, namun paling mendominasi adalah cekcok antara pasangan suami istri (pasutri).

“Paling banyak pengajuan perceraian datang dari pihak istri. Penyebab pengajuan perceraian itu sendiri karena banyak faktor, yang paling banyak karena keributan antara suami dan istri sehingga memutuskan untuk bercerai,” ungkapnya.

Berikut rincian data perceraian di Kota Kendari pada Januari – Juni 2022:

  • Januari 97 kasus, dengan rincian cerai talak 20 dan cerai gugat 77.
  • Februari 85 kasus, dengan rincian cerai talak 27 dan cerai gugat 58.
  • Maret 71 kasus, dengan rincian 23 cerai talak dan 48 cerai gugat.
  • April 74 kasus, dengan rincian 19 cerai talak dan 55 cerai gugat
  • Mei 72 kasus, dengan rincian 19 cerai talak, 53 cerai gugat.
  • Juni 108 kasus, dengan rincian 25 cerai talak dan 84 cerai gugat.

(kendariinfo)

Komentar Pembaca