Luar Biasa! Aktivitas Pertambangan PT Kasmar Tiar Jaya Sangat Dekat dengan Permukiman Warga di Kolaka Utara

386
Dengarkan Versi Suara

KOLAKA UTARA – Aktivitas tambang liar dan terselubung semakin tak terbendung di Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan RI nomor 4 Tahun 2021 tentang Daftar usaha atau kegiatan yang wajib  memiliki analisis mengenai Dampak lingkungan Hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup atau surat pernyataan kesanggupan pengelola,.

Dan peraturan menteri lingkungan hidup no 4 tahun 2012 tentang indikator ramah lingkungan untuk usaha atau kegiatan penambangan terbuka Batubara mengatur jarak minimal tepi lubang galian dengan pemukiman warga adalah 500 meter .

Berdasarkan dua peraturan tersebut PT Kasmar Tiar Raya diduga telah menyalahi regulasi mengenai analisis dampak lingkungan terhadap pertambangan yang dimana ditandai dengan adanya korban pada warga desa Amosiku Kecamatan Batu putih, Dusun Lima.

Warga Dusun Lima, H. Jumadi, mengatakan bahwa sudah 5 kali dirinya mendatangi kantor PT. Kasmar dan menyampaikan kejadian tersebut dimana rumah mereka diterjang  banjir lumpur akibat dari penambangan di lokasi  PT.Kasmar Tiar Raya yang tidak jauh dari tepi jalan trans Sulawesi.

-IKLAN-

Kepada media ini, Senin (7/11/2022), H. Jumadi, berharap  PT. Kasmar Tiar Raya ada itikad baik untuk mengganti rugi kerugian masyarakat akibat dampak yang dirasakan masyarakat.

“Saya sendiri yang merasakan dampak tersebut karna dimana rumah saya kemasukan air lumpur akibat pertambangan yang dilakukan PT. Kasmar Tiar Raya yang berjarak kurang lebih 20 meter dari rumah saya, Ini sudah jelas- jelas melanggar dalam UU minerba,”ketus Jumadi.

Lanjut Jumadi menyebutkan, baru- baru ini  PT Kasmar Tiar Raya  didemo oleh salah satu relawan Jokowi , dalam hal ini JPKP NASIONAL .

JPKP NASIONAL menduga  PT. Kasmar Tiar Raya telah melakukan manipulasi dokumen untuk melancarkan aktivitas pengiriman ore nikel illegal yang berasal dari IUP PT PDP melalui Jetty KSI.

“Ini menandakan bahwa PT Kasmar Tiar Raya tidak tertib dan diduga dengan terang-terangan melawan hukum yang ditetapkan dalam pertambangan,”tegas Jumadi.

Jumadi menambajkan,  masyarakat bahwa merasa telah dirugikan dengan apa yang diperbuat PT.Kasmar Tiar Raya.

 “Kami meminta kepada pihak yang berwajib untuk menindak tegas PT Kasmar Tiar Raya yang dimana tidak memiliki itikad baik untuk melakukan ganti rugi terhadap kami  yang sudah terkena dampak lingkungan akibat dari penambangan ore nikel PT Kasmar Tiar Raya di Dusun Lima, Desa Amosiku,  Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara,”tukasnya. (HK)

Komentar Pembaca