5 Hal yang Diketahui Soal Banjir Bandang Garut 2022

34
Dengarkan Versi Suara

KENDARIEKSPRES.COMBanjir bandang Garut 2022 terjadi akibat guyuran hujan deras yang tak kunjung berhenti. Banjir tersebut melanda wilayah Garut, Jawa Barat sejak Jumat (15/7/2022) malam.

Tagar #PrayForGarut pun bergema di media sosial untuk mendoakan warga yang terdampak banjir. Lantas, bagaimana kondisi banjir terkini? Simak informasi selengkapnya yang telah dirangkum oleh

Banjir Bandang Garut 2022: Curah Hujan yang Tinggi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebutkan banjir Garut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan naiknya volume air.

“Penyebab kejadian hujan dengan intensitas tinggi. Sehingga mengakibatkan debit air Sungai Cimanuk tidak dapat terbendung, dan meluap ke daerah sekitar aliran,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Jabar Hadi Rahmat, Sabtu (16/7/2022).

13 Titik Terdampak Banjir Bandang Garut 2022
Ada tiga belas titik kecamatan yang terkena dampak banjir di Garut, Jumat (15/7/2022). Berikut rincian lokasinya.

  • Cikajang
  • Bayongbong
  • Cilawu
  • Tarogong Kidul
  • Garut Kota
  • Karangpawitan
  • Banyuresmi
  • Cibatu
  • Tarogong Kaler
  • Banjarwangi
  • Talegong
  • Samarang
  • Pasirwangi

Cerita Warga Terkait Banjir Bandang Garut

Seorang warga Kampung Cimacan, Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul bernama Wawan menceritakan kronologi terjadinya banjir di Garut. Saat itu, ia sedang tertidur sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, ia merasa badannya tergenang air.

Saat ia membuka matanya, ia terkejut karena tubuhnya yang tergenang air bukan sekedar mimpi. Ia pun langsung terbangun dari tempat tidur.

“Pas bangun air udah lumayan tinggi. Semata kaki ada,” katanya.

Awan langsung sigap beranjak ke luar rumah, kemudian menyelamatkan anak dan istri dan berlari ke tempat tinggi. Ia mengaku trauma dengan peristiwa banjir bandang tahun 2016.

-IKLAN-

“Pikiran saya kemarin ya gitu, Ya Allah…takut kayak dulu lagi,” ucap Wawan.

Wawan menyebutkan tidak ada satu pun barang berharga di rumahnya yang bisa diselamatkan. Semua perabotan elektronik rusak tergenang air. Hanya satu motor matik yang kini dibawanya.

“Anak istri saya ungsikan dulu ke rumah saudara,” ujar Wawan.

Ratusan Rumah Terendam Banjir Garut

Berdasarkan pantauan hingga Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 12.05 WIB ini, banjir Garut masih menggenangi rumah warga. Diprediksi ada ratusan rumah yang terdampak banjir.

“Ketinggian air sudah turun, tapi belum signifikan. Sekarang ketinggiannya di bawah pusar tubuh orang dewasa. Kami saat ini masih di lapangan dan melakukan penyisiran, dikhawatirkan masih ada warga yang terjebak di rumah,” ucap Lurah Kota Wetan Galih Mawariz, dikutip dari detikJabar, Sabtu (16/7/2022).

Selain di sejumlah daerah di Garut Kota, kawasan Cimacan di Kecamatan Tarogong Kidul juga menjadi titik banjir terparah saat ini. Kabarnya, ketinggian air telah mencapai dua meter.

Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Alit Kadarusman mengatakan, ada warga Cimacan yang terjebak banjir di dalam rumah. Saat ini, tim SAR gabungan berupaya untuk melakukan penyisiran dan evakuasi.

“Ada puluhan warga yang terjebak di rumah mereka. Saat ini kita bersama tim SAR gabungan sedang melakukan upaya evakuasi menggunakan perahu karet,” kata Alit.

Banjir Bandang Garut: Tidak Ada Korban Jiwa

BPBD Jabar memastikan tidak ada korban jiwa akibat banjir bandang Garut 2022. Namun, ada sejumlah kerusakan yang terjadi di beberapa wilayah, di antaranya:

  • Desa Sukakarya: 103 unit rumah terendam banjir
  • Desa Haurpanggung: 28 warga mengungsi (2 ibu hamil, 2 balita perempuan)
  • Desa Sukajaya: 254 warga mengungsi, 10 unit rumah terendam banjir
  • Desa Suci: 74 unit rumah terendam banjir
  • Desa Suci Kaler: 30 unit rumah terendam banjir
  • Desa Sindanglaya: 1 fasilitas umum rusak
  • Kecamatan Cibatu: 11 unit rumah dan 1 pondok pesantren (ponpes) terendam banjir
  • Kota Kulon: 7 unit rumah rusak berat
  • Muara Sanding: 2 rumah rusak, 2 rumah terendam banjir, 71 warga mengungsi
  • Cikajang: 22 unit rumah terendam, 98 jiwa mengungsi.

(kny/dnu)

Komentar Pembaca