Atasi Kekerasan pada Anak, Disdikbud Baubau Tekankan Kerja Kolaboratif

58
Dengarkan Versi Suara

KENDARIEKSPRES.COM, Baubau – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau menekankan kerja kolaboratif dalam mengatasi kekerasan pada anak. Hal ini menanggapi maraknya kekerasan pada anak di Kota Baubau.

Kepala Disdikbud Kota Baubau, La Ode Aswad mengungkapkan, belum lama ini Dinas Prmberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) telah mengusung koordinasi lintas sektor terkait penanganan kekerasan pada perempuan dan anak. Pihaknya sangat mengapresiasi pertemuan tersebut.

-IKLAN-

Sebab, kata dia, untuk menyelesaikan kekerasan pada anak dibutuhkan kerja kolaboratif antara instansi dan berbagai pihak berkepentingan. DP3A adalah instansi sentral yang membidangi dalam hal penanganan kekerasan pada anak.

Kendati begitu, pihak sekolah juga memiliki peran untuk melakukan edukasi peserta didik di waktu sekolah. Sedangkan di luar jam sekolah, orang tua siswa yang berperan untuk memberikan edukasi pada anak.

“Saya kira, para guru-guru kita telah memberikan edukasi pada peserta didik terkait pencegahan kekerasan pada anak. Tentu, edukasi yang diberikan bukan berbicara soal hal-hal vulgar dan melanggar etika, namun terkait etika sopan santun dan moral,” ungkap Aswad pada Detiksultra.com, Senin (8/8/2022).

Berdasarkan data Januari hingga Juli 2022, UPTD PPA DP3A Baubau telah menangani sedikitnya 15 kasus kekerasan pada anak. (bds/detik)

Komentar Pembaca