Diskusi Publik Bersama Anggota DPR XI RI, OJK Sultra Sebut Banyak Pinjol Tak Punya Kantor

54
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – Pinjaman Online (Pinjol) yang kian menjamur, ternyata masih banyak yang tidak memiliki kantor. Hal itu diungkapkan Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya, saat menggelar diskusi publik bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Bahtra Banong di Kendari, Senin (22/8/2022).

Arjaya mengatakan maraknya pinjol yang tidak mempunyai kantor, juga diikuti beberapa pinjol yang mengaku memiliki dokumen sebagai syarat untuk mendirikan pinjol. Namun faktanya tidak demikian. Dari beberapa pinjol yang mengaku legal ternyata belum terdaftar di OJK.

“Kalau cari pinjaman itu yang terdaftar di OJK, biasanya mereka mengaku-ngaku terdaftar di OJK. Satu-satunya cara ya cek di website OJK apakah terdaftar atau tidak,” ujarnya.

OJK sendiri terus melakukan edukasi dan sosialisasi daripada fungsi OJK. Sebab, OJK dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan dan akuntabel.

-IKLAN-

Selain itu, OJK juga bertujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil.

Tak hanya itu, hadirnya OJK juga agar kegiatan di sektor jasa keuangan mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Bahkan, OJK mempunyai tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

“OJK mempunyai fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI, Bahtra Banong menyebut, penting bagi masyarakat untuk mengetahui terkait apa itu OJK, serta bagaimana fungsi dan tugasnya. Pasalnya, jika ada masalah terkait jasa keuangan, masyarakat atau nasabah mengetahui dimana jalurnya untuk mengadu.

“Disinilah pentingnya, supaya nasabah tahu kemana mereka mengadu kalau ada masalah,” tutur dia.

Olehnya itu, Politisi Partai Gerindra ini terus mendorong dan memperkuat agar fungsi OJK dapat dimaksimalkan dan bagaimana masyarakat dapat memahami daripada fungsi OJK.

“Mari kita bantu sama-sama OJK dalam rangka menjalankan fungsi dan tugasnya,” tukasnya. (cds/detik)

Komentar Pembaca