PT ACA Pastikan Transparansi dan Standar Klinis Kebersihan di RSUD Bahteramas

10
Listen to this article

KENDARI, — Manajemen CV ACA, perusahaan penyedia jasa kebersihan ( cleaning service ) pemenang tender di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan secara transparan dan profesional.

Langkah ini diambil guna memastikan standar higienitas di rumah sakit rujukan utama Sulawesi Tenggara tetap terjaga di tengah masa transisi awal tahun 2026.

Pimpinan CV ACA, Ibu All, menyatakan bahwa pemilihannya perusahaan yang ia pimpin didasarkan pada rekam jejak yang kuat dan kelengkapan administrasi yang sesuai dengan standar klinis rumah sakit. Ia membantah keras adanya isu intervensi pihak tertentu dalam proses penentuan pemenang.

“Kami adalah salah satu dari sekitar 20 perusahaan yang diundang mengikuti tender. Semua peserta melewati verifikasi dokumen dan wawancara mendalam sesuai prosedur. Pengumuman pemenang mutlak berdasarkan kebutuhan rumah sakit, yakni perusahaan yang memiliki legalitas jelas dan berpengalaman,” ujar Ibu All di Kendari, Minggu (4/1/2026).

Bagi CV ACA, mengelola kebersihan rumah sakit bukan sekadar pekerjaan rutin menyapu dan mengepel. Ibu All tekanan visi perusahaan yang memandang kebersihan sebagai fondasi keselamatan pasien.

“Visi kami menjadikan layanan kebersihan sebagai bagian dari proses penyembuhan. Rumah sakit memerlukan tingkat sterilitas tinggi untuk mendukung kerja tenaga medis dan mencegah infeksi nosokomial. Kami ingin memastikan setiap sudut RSUD Bahteramas aman secara klinis,” tambahnya.

Menangapi foto sampah yang sempat tersebar di masyarakat, Ibu Yeni, salah satu pengawas kebersihan yang bertugas sejak RSUD Bahteramas berdiri, memberikan klarifikasinya. Menurut Yeni, apa yang terlihat dalam foto tersebut bukanlah pembiaran, melainkan bagian dari alur kerja transportasi sampah.

“Sejak 1 Januari kemarin, kami sudah bekerja seperti biasa. Sampah-sampah itu kami keluarkan secara bertahap—mulai dari dalam ruangan, luar ruangan, hingga halaman—untuk kemudian diangkut. Jadi, itu adalah proses pembersihan yang sedang berjalan,” jelas Yeni.

Ia menambahkan bahwa alat kesiapan dilakukan secara disiplin. Setiap pukul 00.00 WITA, seluruh peralatan sudah disiapkan di titik-titik tertentu agar siap digunakan pada pagi hari tanpa kendala.

Selain aspek teknis, CV ACA membawa perubahan besar pada kesejahteraan 93 personel inti. Mulai 1 Januari 2026, seluruh hak petugas, termasuk gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) dan jaminan BPJS, berjalan tanpa pemotongan.

“Dulu vendor sebelumnya kami hanya menerima THR sebesar Rp 500.000. Namun dengan kepastian THR satu bulan gaji dan kenaikan upah sesuai UMP dari vendor sekarang yakni CV ACA, kami berkomitmen meningkatkan kinerja lebih maksimal,” tegas Yeni.

Peningkatan performa ini mulai dirasakan pengunjung. Rahman (42), salah satu keluarga pasien, mengapresiasi kesigapan petugas baru. “Area tunggu dan kamar mandi sekarang terasa lebih bersih dan nyaman. Petugasnya juga lebih sering terlihat berkeliling,” ungkapnya.

Dengan perpaduan visi manajerial dari Ibu All dan pengalaman lapangan Ibu Yeni, CV ACA optimis dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih baik demi kenyamanan pasien di Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca