Terapkan Prudential Banking, BTN Kendari Tegaskan Tak Memihak di Konflik Unsultra

PT Bank Tabungan Negara
1
Listen to this article

KENDARI – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) Kantor Cabang Kendari menyayangkan aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di depan kantor operasional mereka.

Manajemen menyatakan bahwa perusahaan tidak terlibat dalam konflik internal yang menjadi pemicu akurasi tersebut.

Branch Manager BTN Kendari, Yusuf Rizali, menjelaskan bahwa aksi massa yang berdarah dengan pembakaran ban tersebut dihilangkan dari dualisme kepengurusan di tubuh Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra).

Ia menekankan bahwa penyelesaian tersebut sepenuhnya berada di luar kewenangan dan tanggung jawab BTN sebagai institusi perbankan.

“BTN menyatakan netral dan tidak memihak kepada salah satu pihak yang bersengketa,” ujar Yusuf dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis , Selasa (2/2/2026).

Yusuf memastikan bahwa dinamika lapangan tersebut tidak melumpuhkan aktivitas bisnis perseroan. Seluruh operasional perbankan tetap berjalan normal dengan mengacu pada ketentuan peraturan-undangan yang berlaku.

Dalam menjalankan administrasinya, BTN tetap berpedoman pada dokumen serta keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

“Bank BTN selalu menempatkan prinsip kehati-hatian ( prudential banking ) dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai landasan setiap kegiatan,” imbuhnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan layanan perbankan tetap profesional dan aman bagi nasabah di wilayah Kendari.

Melalui klarifikasi ini, emiten bersandi saham BBTN tersebut berkomitmen menjaga integritas dan kepercayaan publik, meskipun terdapat tekanan dari konflik internal pihak ketiga. (red)

Komentar Pembaca