Viral di Medsos, Pasien Kepulauan Bombana Dirujuk Pakai Perahu Kayu

28
Listen to this article

BOMBANA – Sebuah video yang memperlihatkan proses evakuasi pasien dari wilayah kepulauan di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, seorang pasien yang terbaring lemah harus diangkut menggunakan perahu kayu jenis Body Batang untuk dirujuk ke RSUD Bombana di Kasipute.

Peristiwa itu memantik perhatian publik karena minimnya fasilitas transportasi kesehatan di wilayah kepulauan.

Warga terpaksa menyeberangi laut dengan perahu sederhana demi membawa pasien mendapatkan penanganan medis.

Dalam video yang beredar, Senin (9/3/2026), terlihat sejumlah warga bergotong royong mengangkat tandu pasien ke atas perahu kayu yang sempit.

Pasien tersebut juga terlihat menggunakan tabung oksigen selama perjalanan laut menuju rumah sakit.

Kondisi tersebut menunjukkan betapa beratnya perjuangan warga kepulauan untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Video hari ini, baru saja diseberangkan dari Kabaena ke Kasipute Bombana. Kondisinya memang memprihatinkan karena tidak ada ambulans laut, jadi terpaksa pakai Body Batang,” ujar seorang warga dalam video yang beredar.

Perjalanan laut menggunakan perahu tradisional dinilai berisiko, terutama bagi pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan penanganan cepat.

Peristiwa ini juga memicu reaksi masyarakat yang berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap akses kesehatan di wilayah kepulauan.

Warga menilai keberadaan ambulans laut sangat mendesak untuk membantu proses rujukan pasien dari pulau menuju rumah sakit di daratan.

“Semoga ini menjadi perhatian pemerintah, terutama program ambulans laut. Kami di pulau sangat membutuhkan akses kesehatan yang layak,” ujar warga lainnya.

Akses Kesehatan Kepulauan Jadi Sorotan
Secara geografis, Pulau Kabaena terpisah dari pusat pemerintahan Kabupaten Bombana di Kasipute. Transportasi laut menjadi satu-satunya jalur bagi warga untuk menuju fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Namun hingga kini, belum tersedia ambulans laut dengan fasilitas medis standar untuk mendukung proses rujukan pasien dari wilayah kepulauan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terkait video evakuasi pasien yang viral tersebut. (red)

Komentar Pembaca