Ketua FKPT Sultra Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

28

KENDARI, – Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sultra, dibawa kordinasi Ketuanya Dr. Hj. Andi Intan Dulung, M.H.I, melakukan  Silaturahmi dan kordinasi bersama Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Sultra, AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md disalah satu cafe di Kota Kendari.

Dalam silaturahim tersebut, yang menjadi pokok bahasan, adalah sinergi antara FKPT Sultra dan POLDA Sultra, dalam menyongsong PEMILU 2024, dalam menciptakan Kamtibmas aman dan kondusif.

Dr. Hj. Andi Intan Dulung, M.H.I, mengajak sejumlah tokoh masyarakat serta elemen masyarakat untuk terlibat dalam langkah deradikalisasi menjelang Pemilu 2024.

Menurut Andi Intan, edukasi terkait demokrasi yang kondusif penting bagi masyarakat. Dalam rangka menciptakan iklim demokrasi yang kondusif, narasi-narasi intoleran apalagi mengarah kepada radikal kekerasan radikal teror ini perlu kita antisipasi bersama,” ucap Ketua FKPT Sultra ini (27/2) di ajang silaturahim tersebut.

“Tupoksi kami (FKPT)  ada tiga aspek bidang pencegahan yang jadi bagian kita, pertama bangun kesiapsiagaan, kedua kontraradikasilasi, ketiga deradikalisasi,” terangnya.

Khusus untuk deradikalisasi, sambung Andi Intan, FKPT  telah menggelar tindakan pendekatan, Yakni dialog dengan beberapa komponen masyarakat.

“Kontra radikalisasi di masyarakat senantiasa terjadi maka ini menjadi tugas kita bersama FKPT, POLDA dan seluruh elemen masyarakat, guna mengantisipasi  oknum  yang melakukan kontra-kontra narasi dan menyebarluaskan hal-hal yang tidak baik, tentu  dapat menciptakan kondisi yang menimbulkan perpecahan diantara kita. Langkah yang kami lakukan adalah salah satunya, menggelar dialog-dialog bersama untuk membangun sebuah kesamaan persepsi di antara kita. Bagaimana demokrasi yang baik itu demokrasi yang terbebas dari kekerasan,” terangnya.

Andi Intan sangat berharap Pemilu 2024 berlangsung damai. Ia juga menginginkan pemilu yang terbebas dari aksi intoleransi maupun radikalisme.

“Kita semua tentu berharap Pemilu 2024,  kualitasnya semakin baik dan tingkat kesadaran masyarakat tinggi  dalam menggunakan hak pilihnya dan dapat berjalan secara demokratis damai, terbebas dari aksi intoleransi maupun radikalisme” ujar purnatugas dari kementrian agama tersebut.

Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Sultra, AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md, menyebutkan terorisme masih menjadi ancaman yang diprediksi dapat menganggu jalannya Pemilu pada 2024 mendatang, seperti pada Pemilu 2019 lalu.

Oleh karena itu, Polda serta FKPT Sultra dan masyarakat akan bekerja sama untuk menjaga jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.

Kata dia, “Polda Sultra akan melakukan berbagai upaya penyegahan dari awal (preventive strike). Langkah ini, menjadi tindakan antisipasi Polda untuk menghadapi ancaman serangkaian terorisme, guna menciptakan kondisi, yang aman dan kondusif dalam menyongsong Pemilu 2024”, ucapnya.(*)

Komentar Pembaca