9 Warga China Tewas Ditembak di Kawasan Tambang

66

KENDARIEKSPRES, –  9 warga negara China dilaporkan tewas akibat serangan kelompok bersenjata di kawasan tambang emas di wilayah Afrika Tengah.

Kedutaan Besar China telah mengambil langkah cepat, mengevakuasi warganya yang berada di zona merah.

Melansir dari The Guardian, Kamis (23/3/2023) Wali Kota Bambari, Abel Matchipata menyebutkan bahwa insiden penembakan tersebut terjadi pada hari Minggu (19/3/2022) waktu setempat.

“Kemarin [Minggu] pagi sekitar jam 5 pagi kami mendengar senjata ditembakkan. Beberapa saat kemudian kami mengetahui bahwa situs penambangan China yang diserang,” kata Abel Matchipata, Kamis (23/3/2023).

Abel mengatakan bahwa para penyerang diduga berasal dari Coalition of Patriots for Change (CPC), aliansi kelompok pemberontak yang dibentuk sebelum pemilihan presiden 2020 untuk menentang presiden, Faustin-Archange Touadéra.

Diketahui, kelompok bersenjata memang menguasai sebagian besar wilayah dan terkadang melakukan pelanggaran terhadap penduduk sipil di Republik Afrika Tengah.

Atas kejadian penembakan ini, Kedutaan Besar China di Afrika Tengah telah mendesak warganya untuk menghindari atau tidak bepergian ke luar ibu kota, Bangui. Kedutaan meminta untuk segera mengevakuasi warga China yang masih berada di luar Bangui pascapenembakan tersebut.

Kementerian Luar Negeri China menyampaikan bahwa tingkat risiko keamanan di Afrika Tengah, selain ibu kota, merupakan zona “merah” atau berbahaya.

Lebih lanjut, Kementerian mengatakan akan bekerja dengan pemerintah dan membimbing kedutaan dan konsulat China untuk mengambil langkah-langkah efektif lebih lanjut untuk sepenuhnya melindungi warga dan perusahaan China di Afrika. (Asia Today)

Komentar Pembaca