Khilafatul Muslimin Kemasu’lan Kolaka, Sinergi Ditintelkam Polda Sultra Tangkal Paham Radikalisme

6
Dengarkan Versi Suara

Kendariekspres.com, Kolaka – Teroris adalah musuh bersama, penanggulangan terorisme dan radikalisme bukan hanya menjadi tugas aparat Kepolisian saja, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, guna menjaga kondusifitas negara kita.

Polda Sultra melalui Ditintelkam Subdit IV, sudah mengunjungi beberapa kabupaten di wilayah Sulawesi Tenggara, guna menangkal paham radikalisme, paham yang senantiasa menjadi bahaya laten bagi keutuhan NKRI.

Dan kali ini (29/7) Kabupaten Kolaka menjadi sasaran sosialisasi, dibawa kordinasi langsung Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sultra, AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md.Par., S.M.,dan diterima langsung oleh Ustadz Haerul Sukri alias Sukri, yang merupakan pimpinan Khilafatul Muslimin Kemasu’lan Kolaka, silaturahim tersebut berlangsung santai,dan terlaksana pada rumah warga di Kelurahan Kowioha Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka.

Dalam diskusi tersebut Ustad Sukri bercerita secara gamblang tentang organisasi yang dipimpinnya, mulai dari usaha yang dijalankan, kegiataan keseharian sampai tujuan yang ingin dicapai oleh Khilafatul Muslimin.

Sukri mengatakan bahwa dirinya bergabung dengan kelompok Khilafatul Muslimin sejak Tahun 2019, hingga sampai saat ini dipercaya menjadi Ketua, sebelumnya, ia merantau di Kalimantan Timur, disanalah awal mula mengenal Khilafatul Muslimin.

“Jamaah Khilafatul muslimin ini menganut keyakinan yang pelaksanaannya berdasarkan ajaran dari Allah SWT dan Rasul-Nya, dengan penerapan ajaran sesuai agama Islam, dengan prinsip dasar jamaah tidak diperkenankan membuat aturan, ketentuan dan norma-norma yg bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri.

Khilafatul Muslimin juga menggaungkan untuk mencintai kedamaian dan menolak kekerasan serta tidak akan melancarkan permusuhan apalagi peperangan terhadap golongan manapun, kecuali hanya berkewajiban membela diri dari serangan kelompok atau golongan yang memeranginya”, Ucap Ustad Sukri.

Ditempat yang sama, Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sultra: AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md.Par., S.M., menghimbau dan mengajak seluruh elemen maupun kelompok dan organisasi keagamaan serta tokoh masyarakat, untuk saling bersinergi dengan aparat kepolisian dalam mencegah dan menangkal setiap individu ataupun kelompok tertentu, yang intoleransi, radikalisme, agar tidak terjadi aksi terorisme, demi mewujudkan situasi keamanan Sultra yang damai dan kondusif.

“Ada tiga tahapan perilaku masyarakat menuju ke terorisme. Pertama intoleran, kemudian radikal lalu puncaknya menjadi teroris, ini merupakan musuh bersama. Penanggulangan terorisme dan radikalisme tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh kepolisian, namun menjadi tugas kita bersama.

Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika wajib diperkuat dan dipegang teguh oleh masyarakat, karena dua hal tersebut merupakan senjata utama untuk melawan terorisme dan radikalisme”, Ucap AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md.Par., S.M.,

“Polda Sultra melalui Ditintelkam subdit IV, telah melakukan kunjungan dibeberapa daerah dalam melakukan diskusi dan pendekatan persuasif kepada lapisan masyarakat baik perorangan, kelompok atau ormas, guna menangkal paham radikalisme, dan ini akan terus kami laksanakan”, ujar perwira dengan dua melati ini. (***)


Komentar Pembaca