PD. Pasar Andonohu bersama Dishub Kendari, Tertibkan Lahan Parkir, Guna Tingkatkan PAD

64

Kendariekspres.com, Kendari – Maraknya pedagang yang berjualan di tepi jalan raya dan trotoar sepanjang perempatan pasar Andonohu sampai meluber ke badan jalan, membuat arus lalu lintas menjadi macet dan sembraut, sehingga timbul ketidak nyamanan bagi pengguna jalan, dan space area parkir kendaraan pengunjung menjadi tidak teratur.

Ahmad Syam, S.Sos selaku Kepala UPTD Perpakiran Dishub Kota Kendari, ketika ditemui oleh wartawan (16/7), mengatakan telah turun langsung pekan lalu bersama tim dan telah melakukan kordinasi dengan PD. Unit Pasar Andonohu, untuk mengurai kemacetan dan perparkiran di area pasar.

“Ini telah kita tertibkan, dishub, satpol PP dan Kepolisian ( Polantas) turun bersama, dan kami telah sampaikan kepada para pedagang agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan karena menganggu arus lalu lintas.

Menggelar dagangan diperempatan pasar Andonohu juga sangat berisiko karena berada di beberapa tikungan, kendaraan sangat ramai, dan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Ahmad Syam.

Upaya dalam meningkatkan sinergitas antara Dishub dan PD. Unit Pasar Andonohu, dalam pengelolaan pasar dan perparkiran di area pasar Andonohu telah dilakukan beberapa langkah kerjasama.

Mulai dari membuat kerjasama kemitraan pengelolaan parkir (juru parkir), pembagian area parkir antara Dishub di jalan kedondong sedang area pasar Andonohu oleh PD.Unit Pasar, menugaskan tenaga organik dinas perhubungan untuk mengawasi perparkiran, melakukan pembinaan, pengaturan lalu lintas sampai UU pengelolaan parkir di tepi jalan kedondong dan jalan kelapa (status jalan kota) berdasarkan UU no.22 tahun 2009, perda no.4 tahun 2016, dan SK walikota no 1334 tahun 2014, di kelola oleh dinas perhubungan.

Hastuti kepala PD. Unit Pasar Andonohu, ketika ditemui wartawan mengatakan, “Dalam memaksimalkan penerimaan retribusi parkir di area pasar Andonohu kami telah bersinergi dengan Dishub kota Kendari, beberapa hal mulai dari pembentukan juru parkir, kemitraan, pembagian wilayah dengan dishub, pengawasan, pembinaan sampai UU yang mengaturnya”,ujarnya.

Ia juga tidak menampik dengan maraknya parkir liar dibeberapa tempat yang diakui menjadi permasalahan, aktivitas parkir yang tidak teratur ini, menyebabkan sejumlah permasalahan di Kota Kendari yang dirasa berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), selain dishub, aparat kepolisian yang menjadi mitranya selama ini memegang peran penting dalam menjaga Kamtibmas, guna meningkatkan PAD dari sektor perparkiran.(*)

Komentar Pembaca