Monev Kanwil BPN Sultra: Strategi Sasaran Kantah Bombana Sukses Rampungkan 2025

3
Listen to this article

BOMBANA, – Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan pemantauan dan evaluasi (Monev) secara intensif terhadap kinerja Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bombana.

Kegiatan Monev ini dipimpin langsung oleh Pembina Wilayah yang juga merupakan Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Sultra. Fokus evaluasi meliputi pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyelesaian bidang residu, Penataan Barang Milik Negara (BMN), serta kemajuan Pengumpulan Data dan Dokumen Manajemen (PDDM).

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Kantah Kabupaten Bombana mencatatkan raport hijau dengan capaian yang sangat signifikan. Salah satu prestasi utamanya adalah penuntasan target PTSL yang mencapai 100 persen .

Tak hanya itu, Kantah Bombana juga berhasil menekan angka bidang residu hingga mencapai 0 (nol) . Hal ini menandakan tidak ada lagi pekerjaan rumah yang tertunda terkait tunggakan berkas residu di wilayah tersebut.

Dalam sektor manajerial, penataan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kantah Bombana dinyatakan telah tuntas. Sementara itu, untuk kemajuan Pengumpulan Data dan Dokumen Manajemen (PDDM), tercatat dari 8 target yang ada:

  • 5 Dokumen dinyatakan tuntas.
  • 1 Dokumen masih dalam proses perkara di Pengadilan Negeri (PN).
  • 2 Dokumen masih dalam tahapan penyelesaian akhir.

Pembina Wilayah memberikan penghargaan tinggi atas dedikasi seluruh jajaran di Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana. Monev ini dilaksanakan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan peraturan-undangan dan mencapai target nasional yang telah ditetapkan.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras tim. Penuntasan PTSL 100 persen dan residu nol adalah bukti nyata komitmen BPN Bombana dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat secara cepat dan akurat,” ujar pihak Kanwil BPN Sultra.

Dengan hasil ini, Kantah Kabupaten Bombana diharapkan dapat terus mempertahankan ritme kerja profesional demi mewujudkan pelayanan pertanahan yang prima dan berkelas dunia. (red)

Komentar Pembaca