Gubernur ASR: Bank Sultra Bekerja untuk Rakyat, Dividen Naik 75 Persen

23
Listen to this article

Kendari, — Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 Bank Sultra yang digelar di Tower Bank Sultra, Kendari, Jumat (13/3).

Dalam rapat tersebut, manajemen Bank Sultra memaparkan kinerja keuangan sepanjang 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama.

Bank pembangunan daerah itu mencatat total aset mencapai Rp14,8 triliun, atau tumbuh 5,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara penghimpunan dana masyarakat tercatat sebesar Rp10,3 triliun, meningkat 1,85 persen dibandingkan 2024.

Di sisi penyaluran kredit, Bank Sultra menyalurkan pembiayaan sebesar Rp9,5 triliun, meningkat 3,25 persen dari tahun sebelumnya. Adapun laba bersih yang dibukukan pada tahun buku 2025 mencapai sekitar Rp419,6 miliar.

Dalam forum RUPS tersebut, para pemegang saham juga menyepakati peningkatan rasio pembagian dividen menjadi 75 persen dari laba bersih, naik dari tahun sebelumnya sebesar 70 persen.

Dengan capaian laba tersebut, nilai dividen yang akan dibagikan kepada para pemegang saham diperkirakan mencapai sekitar Rp314 miliar, yang sebagian besar akan kembali ke kas daerah pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Andi Sumangerukka yang juga bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Sultra yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan kontribusi bagi daerah.

“Peningkatan dividen menjadi 75 persen ini adalah bukti nyata bahwa Bank Sultra bekerja untuk rakyat. Setiap rupiah laba yang dihasilkan akan kembali ke daerah untuk membiayai program-program prioritas pembangunan,” kata Andi Sumangerukka.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar mengatakan kebijakan peningkatan rasio dividen tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, dividen yang dibagikan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

“Dengan peningkatan rasio dividen menjadi 75 persen, kami berharap kontribusi Bank Sultra dapat semakin memperkuat struktur APBD di masing-masing daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan kemampuan Bank Sultra membagikan dividen tinggi tidak terlepas dari kinerja perusahaan yang tetap terjaga. Hal itu ditopang oleh efisiensi operasional, kualitas kredit yang baik dengan rasio Non Performing Loan (NPL) sebesar 0,89 persen, serta pertumbuhan kredit produktif terutama pada sektor UMKM dan investasi.

Selain kinerja keuangan, Bank Sultra juga tetap menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara.

RUPS tersebut dihadiri para pemegang saham Bank Sultra, bupati dan wali kota dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, serta perwakilan dari Bank Jatim sebagai mitra strategis. (res)

Komentar Pembaca