Ketua BPW KKSS Sultra Andi Sumangerukka, Bantu Pulangkan Lima Warga Sulsel, Korban Proyek Pembangunan Rumah Sakit di Kendari

422
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara mengapresiasi Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka, atau yang lebih dikenal publik dengan nama ASR.

Apresiasi itu diberikan lantaran Dompet Dhuafa Sultra di sambangi 5 orang yang mengaku buruh bangunan di salah satu proyek pembangunan Rumah Sakit di Kota Kendari.

Kelima buruh bangunan itu bernama skandar (51) ,Budianto (26), Andi (29) , Abu (24), dan Iksan (23), warga asal Sulawesi Selatan. Mereka mengaku terombang-ambing dengan pekerjaan yang tidak jelas di lokasi proyek pembangunan rumah sakit tersebut dan mereka butuh bantuan karena kehabisan biaya hidup.

“Sudah hal biasa, hampir tiap hari kami di datangi oleh orang-orang dengan berbagai keluhan, khususnya persoalan ekonomi. Hari ini kami di datangi 5 orang warga Sulsel yg sudah 3 bulan menjadi buruh di kendari namun mereka terombang ambing karena pekerjaan yg tidak jelas dan mereka kehabisan uang,”kata Hasmin Roy, selaku pengurus Dompet Dhuafa cabang Sultra , Kamis (16/6/2022).

Lanjut Hasmin mengatakan, dari pengakuan ke lima buruh tersebut, selama mereka bekerja di Kendari sudah berulang kali meminta pekerjaan ke beberapa seksi di proyek tersebut, termasuk pasang besi, tehel, dan keramik. Namun, dari pihak kontraktor tidak juga memberikan pekerjaan untuk mereka. Hingga akhirnya kelima buruh tersebut bertahan hidup dari bantu- bantu pembangunan masjid setempat.

Kata Hasmin, mereka tiba di Kendari sebelum ramadhan dan  hanya bisa bekerja selama 2 minggu dengan gaji Rp.100 ribu per hari, dan itupun sudah termasuk potongan panjar ongkos keberangkatan mereka dari Makassar ke Kendari.

-IKLAN-

“Sekarang mereka ingin pulang ke Sulawesi Selatan dan berinisiatif datang ke Dompet Dhuafa Sultra untuk dibantu biaya akomodasi mereka untuk segera berkumpul kembali dengan keluarga mereka di Makassar, Sulawesi Selatan,” katanya.

Mendengar cerita mereka, Hasmin, lalu mencoba berkoordinasi dengan Pengurus Kerukunan Keluarga  Sulawesi Selatan (KKSS – Sultra) , untuk sama sama mencarikan solusi.

“Lalu saya hubungi Sekertaris Umum BPW KKSS Sultra, Pak Sofyan, untuk berkoordinasi dan meminta pertimbangan KKSS Sultra demi mencarikan solusi  saudara-saudara warga  sulsel yang butuh pertolongan ini” kata Hasmin.

Setelah berkoordinasi dengan KKSS Sultra, akhirnya BPW KKSS Sultra memberi mereka kemudahan berupa biaya transportasi untuk sampai ke rumah masing masing di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, kelima buruh bangunan “Korban Proyek Pembangunan Rumah Sakit” itu segera pamit untuk mencari pangkalan Mobil damri yang menuju Makassar,

” Kami mengucapkan terima kasih kepada Puang (Andi Sumangerukka, red), kalau tidak ke Puang ASR kami tidak tahu mau kemana lagi, teman teman sudah frustasi disini,” kata Iskandar, salah seorang dari lima buruh bangunan itu.

Dikonfimasi terpisah, Sekretaris Umum BPW KKSS Sultra, Sofyan mengatakan, bantuan ini langsung dari Ketua BPW KKSS Sultra Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka. Setelah mendapat informasi tersebut, pengurus BPW KKSS Sultra bergerak cepat memberikan bantuan kepada ke lima warga asal Sulawesi Selatan itu.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dari Puang ASR (Andi Sumangerukka, ASR) dan Keluarga Besar KKSS Sultra. Semoga ini bermanfaat dan segera bertemu kembali dengan keluarga mereka di Sulawesi Selatan,”kata Sofyan. (Red)

Komentar Pembaca